MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM -Bupati Bungo H. Dedy Putra secara resmi meluncurkan Program Sawit Rakyat (Prowitra), sebanyak 30 ribu bibit sawit gratis mulai dibagikan kepada masyarakat pada tahap awal. Secara simbolis bibit sawit ini diberikan sekaligus menanam sawit sebagai tanda launchingnya Prowitra. Adapun kegiatan launching ini digelar di Dusun Mangun Jayo Kecamatan Muko-muko Bathin VII, selasa (29/07/2025).
Turut hadir dalam launching Program Sawit Rakyat ini Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, Kapolres Bungo, Dandim, Kajari Bungo, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, staf ahli, Kepala OPD para kabag, camat Muko-muko Bathin VII, anggota penyuluh pertanian Dinas TPHBun, dan masyarakat penerima bantuan bibit sawit gratis.
Dalam penyampaiannya Bupati Bungo mengatakan, hari ini merupakan launching Program Sawit Rakyat (Prowitra), melalui program ini masyarakat yang pra sejahtera bisa memiliki sawit secara gratis, pupuk tahap awal dan staking lahan bagi yang belum memiliki kebun sawit namun memiliki lahan kurang dari 2 hektar.
“Pemerintah menyediakan bibit sawit secara gratis, pupuk awal dan alat berat, namun minyaknya ditanggung oleh petani tersebut.
“Untuk tahap awal ini sebanyak 30 ribu bibit sawit dengan jenis TN 1 yang sudah berumur 12 bulan yang akan dibagikan kepada masyarakat. Artinya kurang lebih 200 hektar lahan untuk tahap awal siap dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Bungo, ungkap Bupati.”
“Insya Allah tahun berikutnya kalau ini sukses kito up menjadi 1000 hektar dan seterusnyo jadi program ini secara bertahap kita laksanakan.
Adapun calon petani yang dapat menerima program sawit rakyat ini dipilih langsung oleh penyuluh pertanian Dinas TPHBun, yang sesuai kriteria yang sudah ditetapkan tidak ada permainan dalam menentukan calon penerima prowitra ini, saya tegaskan sekali lagi kepada seluruh penyuluh Pertanian di Kabupaten Bungo jangan ada yang bermain, tegas bupati Dedy Putra.”
“Masyarakat yang dapat dalam kategori program ini yaitu masyarakat pra sejahtera yang belum memiliki kebun sawit namun punya lahan kurang dari 2 hektar, nanti dinas TPHBun melalui anggota penyuluh yang menentukan calon petani nya, tutup Bupati Bungo.”
(Red/irwn)












