google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Oknum Polisi Pelaku Pembunuhan Dosen di Bungo Dilimpahkan ke Kejaksaan 303 Kotak Amal Ditertibkan di Bungo Berasal dari Merangin, Tebo dan Dharmasraya, 104 Diantaranya Terindikasi Jaringan Ilegal dan Radikalisme Waka II DPRD Bungo Darwandi Pimpin Mediasi bersama Warga terkait Jalan Lorong Budidaya Tersangka Kasus Penipuan Berkedok Investasi Ditahan Polres Bungo Lakalantas antara Truk LPG dengan Mobil Travel, Seorang Penumpang Meninggal Dunia

UTAMA · 26 Feb 2022 04:59 WIB ·

Gempa di Pasaman Barat, 7 Orang Meninggal, Melukai Puluhan Warga dan Ratusan Rumah Rusak


 Gempa di Pasaman Barat,  7 Orang Meninggal, Melukai Puluhan Warga dan Ratusan Rumah Rusak Perbesar

PASAMANBARAT, bungopost.com – Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat, Jumat (25/02) pagi telah memakan korban jiwa dan melukai puluhan warga. Tim penyelamat telah dikerahkan dan warga diminta waspada karena masih ada potensi gempa susulan.

Sebanyak 410 bangunan di Kabupaten Pasaman Barat rusak dan beberapa di antaranya roboh. Adapun rumah sakit setempat kewalahan langsung menerima banyak warga yang luka-luka.

Jumlah korban jiwa terus bertambah. Hingga pukul 16.30 WIB, total jumlah korban meninggal mencapai tujuh orang. Rinciannya, berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, tiga orang meninggal dunia di Kabupaten Pasaman Barat dan empat orang di Kabupaten Kabupaten Pasaman.

Jurnalis di Padang yang melaporkan dikutip dari BBC News Indonesia, Halbert Chaniago, menyebut data dari BPBD setempat merinci dua korban jiwa di Kabupaten Pasaman adalah anak-anak berusia 4-6 tahun.

Sedangkan total korban luka-luka mencapai 85 orang, dengan rincian luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.

Kepala BNPB juga mengungkapkan bangunan sebuah sekolah dasar negeri rusak berat, satu Bank Nagari rusak sedang, satu balairung rusak sedang, dan aula kantor bupati Pasaman Barat rusak sedang.

Kepala BMKG, Dwikorina Karnawati, mengungkapkan bahwa gempa bermagnitudo 6,1 (sebelumnya disebut 6,2) terjadi pada pukul 08.39 WIB tepatnya di darat pada jarak 17 km Timur Laut Pasaman Barat dengan kedalaman 10 km.

Gempa 6,1 ini disertai sedikitnya 15 gempa susulan. BMKG mengungkapkan masih ada gempa susulan selama 1-2 hari ke depan walau bermagnitudo rendah.

Maka Dwikorita mengimbau penduduk untuk waspada. “Warga dengan rumah yang rusak atau sudah miring agar segera menjauh. Begitu pula dengan yang tinggal di tebing untuk juga menjauh karena gempa susulan bisa berpotensi longsor.

Gempa juga berdampak pada pengungsian warga. Hingga kini sebanyak 5.000 warga mengungsi di 35 titik. BPBD melaporkan sebaran titik pengungsian di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kinali. Petugas di lapangan masih mendata warga yang mengungsi.

“Daerah terparah yang mengalami kerusakan yaitu Nagari Kajai di Kecamatan Talamau dan Nagari Kinali,” kata Bupati seperti dikabarkan Antara. Jajarannya telah dikerahkan untuk evakuasi dan penanganan lebih lanjut dan membuat posko.

Puluhan korban gempa telah dirujuk ke Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat. Di antara korban luka-luka ada yang menderita patah tulang.

Pihak rumah sakit, walau terus memberi pelayanan maksimal, mengaku kewalahan menerima pasien korban gempa karena terbatasnya ruangan dan tenaga, ungkap Direktur RS Yarsi Simpang Empat Meri Erliza, seperi dikutip Antara. (*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Lia Permatasari Hadirkan Feri Amsari Sebagai Saksi Ahli Hukum Tata Negara

18 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Bungo Tandatangani MoU Bersama Lion Group terkait Pembukaan Maskapai Batik Air Rute Jakarta- Muara Bungo

16 Desember 2025 - 13:33 WIB

DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Kata Akhir Fraksi Terkait Ranperda Perubahan

19 September 2025 - 09:57 WIB

Ketua DPRD Bungo Pimpin Rapat Paripurna Pembahasan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD Bungo Tahun Anggaran 2025

15 September 2025 - 14:08 WIB

Bupati Bungo Melayat Almarhum Oki Yusmika Atlet Taekwondo di RS Fatmawati Jakarta

15 Juli 2025 - 06:59 WIB

Pemutihan Pajak Sumatera Barat Hanya Bayar 1 Tahun Berjalan

25 Juni 2025 - 08:18 WIB

Trending di UTAMA