google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa Terduga Pelaku Penyekapan di Perumahan Persada Indah Diringkus Polisi Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM

BUNGO · 17 Jun 2026 06:48 WIB ·

Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Bungo Tekankan Petugas dan Masyarakat Sampaikan Data yang Jujur dan Akurat


 Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Bungo Tekankan Petugas dan Masyarakat Sampaikan Data yang Jujur dan Akurat Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Langkah awal pemetaan ekonomi Kabupaten Bungo resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Apel Pencanangan dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 di Area Parkir Kantor BPS Bungo, Rabu (17/6/2026). Agenda ini menjadi bukti sinergi kuat untuk membangun satu data ekonomi daerah yang akurat.
‎
‎​Hadir dalam acara tersebut Bupati Bungo Dedy Putra, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, para camat, serta ratusan petugas sensus yang siap diterjunkan ke lapangan selama dua bulan ke depan.
‎
‎​Dalam arahannya, Bupati Bungo Dedy Putra menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda rutin sepuluh tahunan, melainkan instrumen vital untuk menentukan arah kebijakan daerah. Ia meminta masyarakat dan pelaku usaha tidak ragu memberikan data yang jujur kepada petugas.

Foto bersama

‎​”Data yang berkualitas dilahirkan dari keterbukaan. Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang nyata dan apa adanya. Dari data inilah pemerintah bisa menyusun program pembangunan, melakukan monitoring, serta mengevaluasi kebijakan agar tepat sasaran,” ungkap Bupati.
‎
‎​Sementara itu, Kepala BPS Bungo, Ardiansyah, mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah. Sesuai UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik, BPS berkomitmen menyajikan data makro dan mikro yang objektif. Ardiansyah mengingatkan pentingnya basis data dalam perencanaan wilayah agar tidak terjadi salah sasaran dalam pembangunan.
‎
‎​”Mengelola daerah tanpa data itu ibarat berjalan dalam kegelapan. Tanpa data, pembangunan hanya mengandalkan perasaan (feeling), dan itu berisiko besar memicu kegagalan,” tegas Ardiansyah.
‎
‎​Melalui Sensus Ekonomi 2026 ini, seluruh potensi besar Kabupaten Bungo—mulai dari sektor perkebunan, pertambangan, perdagangan, hingga denyut nadi UMKM akan dipetakan secara detail. Data final nantinya diharapkan menjadi kompas bagi pemerintah pusat hingga daerah dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bungo. (Red)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Korsleting Listrik Toko Abak Plafon Hangus Terbakar

2 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa

2 Oktober 2026 - 03:51 WIB

Ketua TP-PKK Kabupaten Bungo Melantik Ketua TP-PKK Kecamatan sekaligus Melantik Menjadi Ketua Tim Pembina Posyandu

30 September 2026 - 12:16 WIB

Wakil Bupati Bungo Hadiri Pembukaan Program Pengenalan Kampus UMMUBA

28 September 2026 - 05:21 WIB

Bupati Bungo Dedy Putra Melantik Pejabat Eselon II dan III

24 September 2026 - 01:57 WIB

Dinas LH Terima Motor Sampah dari Anggota DPR RI H. Elpisina yang Diterima Langsung Bupati Bungo

23 September 2026 - 02:50 WIB

Trending di BUNGO