MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo menggelar Rapat Paripurna tentang rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Bungo tahun anggaran 2025.
Acara digelar di Ruang sidang utama kantor DPRD Bungo pada Kamis (30/4/2026) dipimipin langsung oleh Ketua DPRD Muhamad Adani dan didampingi Wakil Ketua I H. Pardinan dan Wakil Ketua II Darwandi.
Turut serta Hadir Wakil Bupati Bungo, Unsur Forkopimda, perwakilan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, serta sejumlah undangan lainnya.

Unsur Pimpinan
Dalam agenda tersebut, laporan rekomendasi disampaikan oleh Al Jufri dari Partai PDI. Penyampaian rekomendasi ini menjadi salah satu poin penting sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah serta bentuk evaluasi peningkatan kinerja pemerintahan yang transparansi dan bertanggungjawab kepada peningkatan pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintah hingga pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Muhammad Adani selaku Ketua DPRD Kabupaten Bungo menegaskan bahwa rekomendasi yang disampaikan merupakan bentuk fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya roda pemerintahan.
Ia berharap, rekomendasi tersebut dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki kinerja serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bungo.

Penandatanganan nota kesepakatan
“Paripurna penyampaian rekomendasi ini untuk acuan bagi pemerintah daerah Kabupaten Bungo dalam memperbaiki kinerja serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bungo kedepanya,” tandas Adani.
Rapat berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara lembaga pemerintahan dan legislatif guna mendukung pembangunan daerah. Meski sempat disentil oleh Wakil Ketua DPRD terkait banyaknya ketidakhadiran kepala OPD dan Camat pada paripurna penyampaian rekomendasi tesebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur dalam menghadiri agenda resmi pemerintahan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran sejumlah pejabat yang tengah menjalankan tugas-tugas lainnya.
“Kami mengingatkan kepada seluruh Kepala OPD dan camat agar ke depan lebih meningkatkan kedisiplinan dalam menghadiri agenda resmi sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas rekomendasi terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, pembahasan yang berlangsung secara kritis dan konstruktif telah menghasilkan rekomendasi strategis bagi peningkatan kinerja pemerintahan.
“Rekomendasi DPRD bukan hanya bagian dari fungsi pengawasan, tetapi juga wujud kemitraan yang solid antara legislatif dan eksekutif,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang diberikan akan ditindaklanjuti secara serius, terstruktur, dan terukur, sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019.
Pemerintah Kabupaten Bungo, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam menindaklanjuti rekomendasi tersebut, di antaranya penyempurnaan perencanaan pembangunan, penguatan sinergi antar perangkat daerah, peningkatan kualitas penganggaran berbasis kinerja, serta optimalisasi monitoring dan evaluasi.
Wakil Bupati juga mengakui bahwa capaian pembangunan tahun 2025 menunjukkan hasil yang cukup baik berkat kolaborasi semua pihak. Namun demikian, masih terdapat sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki ke depan.
“Ke depan tantangan pembangunan semakin kompleks. Dibutuhkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas kebijakan, efektivitas program, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” katanya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo untuk menjadikan seluruh rekomendasi DPRD sebagai dasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Rapat paripurna ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi, mempererat kemitraan, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Bungo secara lebih terarah dan berkelanjutan.
(Ir)












