MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM– Universitas Muara Bungo (UMB) menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-XVII Program Sarjana (S1). Acara yang digelar di Ballroom Hotel Semagi ini dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Mandiri Muara Bungo (YPMMB), H. Andriansyah, S.E., M.Si.; mewakili Bupati Bungo, Kepala Dinas Pendidikan; Ketua DPRD Bungo; serta Rektor UMB, Dr. Syafrialdi, S.Pi., M.Si. yang didampingi segenap jajaran Wakil Rektor dan Dekan.
Dan dihadiri dari para pemangku kepentingan daerah, di antaranya Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, Dandim Bungo Letkol Inf Dedy Pungky dan perwakilan L2DIKTI Wilayah X Padang.
Ketua Yayasan Pendidikan Mandiri UMB, H. Andriansyah, S.E., M.Si., menyampaikan pentingnya Ilmu Administrasi Lingkungan sebagai fondasi strategis yang menjembatani pembangunan dan keberlanjutan ekologis di Kabupaten Bungo.
“Pembangunan tidak lagi bisa dilihat semata sebagai pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik. Ia harus diiringi dengan tata kelola lingkungan yang adil, berkelanjutan, dan berpihak pada generasi mendatang,” ujarnya, selasa 23/12/2025.
Sebelumnya ia mengucapkan selamat kepada 213 wisudawan “kami mengucapkan selamat kepada para wisudawan wisudawati, ilmu yang diperoleh di kampus tidak berhenti di ruang kuliah, melainkan menjadi alat perubahan di masyarakat. Ia mendorong mereka untuk menjadi generasi solusi apakah sebagai birokrat, pengusaha, atau aktivis yang peduli lingkungan.
“Jadilah sarjana yang berpihak pada kelestarian. Jika kelak menjadi pejabat, jagalah hutan. Jika menjadi pengusaha, pulihkan lahan. Jika menjadi warga sipil, jadilah pengawas lingkungan yang berani,” pesannya.
Ia mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk menjadikan kearifan lokal sebagai pedoman pembangunan.
“Batang nan berpucuk, tanah nan berakar, air nan beriak. Setiap langkah pembangunan harus punya dasar yang kuat dan memberi manfaat. Alam bukan warisan untuk dihabiskan, melainkan titipan untuk dijaga,” pungkasnya penuh makna.
Dengan pesan yang visioner dan penuh tanggung jawab ini, Andriansyah menegaskan bahwa administrasi lingkungan adalah komitmen etis dan strategis untuk menjaga keberlanjutan kehidupan di Bumi Bungo sebuah warisan yang kini diteruskan kepada 213 sarjana baru UMB. (*)












