google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Isu Pungutan Kepada Dinas pada Acara Pesta Putra Bupati itu Hoax, Terkesan Mengada-ngada! Ini Pesan Kadis Kominfo Evakuasi Alat Berat Hasil Razia PETI oleh Jajaran Polres Bungo sempat Dihadang Warga Sebagai Evaluasi Kinerja Pemerintah, DPRD Kabupaten Bungo Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati Bungo Pemkab Bungo Melalui Diskominfo Menggelar Rakor Progres SID dan Revisi e-Walidata SKPD RI Tahun 2025 Seorang Pria Diduga Pelaku Curat Diamankan Polsek Rantau Pandan Berserta Senjata Rakitan Miliknya Disita

POLITIK · 9 Mar 2025 14:15 WIB ·

Jelang PSU, Tim Hukum JADI Warning KPU Bungo


 Jelang PSU, Tim Hukum JADI Warning KPU Bungo Perbesar

MUARA BUNGO – Zainal Arifin selaku tim hukum dan advokasi Jumiwan Aguza, S.M., M.M – Maidani,S.E meminta pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bungo agar lebih mempersiapkan diri.

Karena akibat kelalaian KPU Bungo sebagaimna dalam pertimbangan hukum Mahkamah Konstitusi yang menyebabkan terjadinya PSU dalam Pilkada Bungo.

Zainal Arifin berharap KPU Bungo tidak lagi lalai seperti kemaren dalam menjalani Pemungutan Suara Ulang (PSU) nanti. Ia meminta agar KPU Bungo mempersiapkan segala adminitrasinya dari sekarang.

“Dasar PSU kemaren akibat kelalaian KPU yang memperbolehkan pemilih belum memiliki KTP elektronik untuk memilih. Kelalaian ini jangan sampai terjadi lagi dalam PSU nanti,” pinta Zainal Arifin, Minggu (9/3/2025).

Kata Zainal Arifin, mestinya dari sekarang KPU sudah bekerjasama dengan pihak Dinas Dukcapil untuk menyelesaikan semua pemilih yang ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tapi belum memiliki KTP elektronik.

“Kita tidak mau lagi nanti mendengar adanya pelanggaran adminitrasi lagi oleh penyelenggara sehingga menimbulkan dampak,” ujar Zainal Arifin.

Jika nantinya pihak penyelenggara kembali bekerja tidak profesional seperti pemilihan lalu, lanjut Zainal Arifin, ia bersama tim hukumnya akan membuat laporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kali ini kita tidak akan main – main lagi. Jika ada pelanggaran atau ketidak netralan penyelenggara, kita akan laporkan ke DKPP. Kita akan minta komisioner tersebut agar dipecat,” tegasnya.

Selain itu, Zainal Arifin juga mengajak seluruh tim dan juga masyarakat agar tetap kompak dan selalu menjaga keamanan dan ketertiban sampai selesai proses PSU nanti.

“Ayo sama – sama datang ke TPS untuk menyalurkan hak suara kita pada pada 21 TPS yang PSU ini. Mari kita pantau juga prosesnya agar berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Zainal Arifin.(mc)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bungo Sukses Digelar

12 Februari 2026 - 04:54 WIB

KPU Bungo Jadwalkan Penetapan Hasil Pilkada pada Jumat 25 April

23 April 2025 - 12:44 WIB

KPU Bungo Menetapkan Pasangan Calon Bupati Nomor Urut 1 Dedy-Dayat Meraih Suara Terbanyak

7 April 2025 - 16:28 WIB

Kapolda Jambi Didampingi Danrem 042 Gapu Maninjau Rapat Pleno Penghitungan Suara PSU Pilkada Bungo

6 April 2025 - 04:42 WIB

PSU di 21 TPS pada Pilkada Bungo, Pasangan Dedy-Dayat Ungguli Jumiwan Aguza-Maidani

5 April 2025 - 13:33 WIB

Jelang PSU, KPU Bungo: Pemilih yang Belum Rekamanan e-KTP Tinggal 25 Orang Lagi

19 Maret 2025 - 12:58 WIB

Trending di POLITIK