google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan Kejari Bungo gelar Pemusnahan Barang Bukti dari 52 Perkara Tindak Pidana Umum Rp 6 Miliar Proyek Pembangunan Pedestrian Jalan Sri Soedewi Muara Bungo Fantastis! Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa

BUNGO · 17 Jun 2026 06:48 WIB ·

Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Bungo Tekankan Petugas dan Masyarakat Sampaikan Data yang Jujur dan Akurat


 Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Bungo Tekankan Petugas dan Masyarakat Sampaikan Data yang Jujur dan Akurat Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Langkah awal pemetaan ekonomi Kabupaten Bungo resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Apel Pencanangan dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 di Area Parkir Kantor BPS Bungo, Rabu (17/6/2026). Agenda ini menjadi bukti sinergi kuat untuk membangun satu data ekonomi daerah yang akurat.
‎
‎​Hadir dalam acara tersebut Bupati Bungo Dedy Putra, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, para camat, serta ratusan petugas sensus yang siap diterjunkan ke lapangan selama dua bulan ke depan.
‎
‎​Dalam arahannya, Bupati Bungo Dedy Putra menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda rutin sepuluh tahunan, melainkan instrumen vital untuk menentukan arah kebijakan daerah. Ia meminta masyarakat dan pelaku usaha tidak ragu memberikan data yang jujur kepada petugas.

Foto bersama

‎​”Data yang berkualitas dilahirkan dari keterbukaan. Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang nyata dan apa adanya. Dari data inilah pemerintah bisa menyusun program pembangunan, melakukan monitoring, serta mengevaluasi kebijakan agar tepat sasaran,” ungkap Bupati.
‎
‎​Sementara itu, Kepala BPS Bungo, Ardiansyah, mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah. Sesuai UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik, BPS berkomitmen menyajikan data makro dan mikro yang objektif. Ardiansyah mengingatkan pentingnya basis data dalam perencanaan wilayah agar tidak terjadi salah sasaran dalam pembangunan.
‎
‎​”Mengelola daerah tanpa data itu ibarat berjalan dalam kegelapan. Tanpa data, pembangunan hanya mengandalkan perasaan (feeling), dan itu berisiko besar memicu kegagalan,” tegas Ardiansyah.
‎
‎​Melalui Sensus Ekonomi 2026 ini, seluruh potensi besar Kabupaten Bungo—mulai dari sektor perkebunan, pertambangan, perdagangan, hingga denyut nadi UMKM akan dipetakan secara detail. Data final nantinya diharapkan menjadi kompas bagi pemerintah pusat hingga daerah dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bungo. (Red)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat

20 Oktober 2026 - 08:38 WIB

DPRD Bungo Menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka HUT Kabupaten Bungo Ke-61

19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan

16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Kunjungi Bupati Bungo dalam Program Fellowship, Santri Kelas VII ICBS Gali Motivasi Belajar

16 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Musrenbangdus Berjalan Sukses, Pemdus Kuamang Berharap Usulannya Menjadi Landasan Pemerintah maupun Pokir Anggota DPRD

15 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Turun Langsung Bagi-bagi Masker kepada Masyarakat Pengguna Jalan

14 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Trending di BUNGO