google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut Antara Inova Zenix vs Motor NMAX, Dua Pemotor Tewas Ditempat Wakil Bupati Bungo Kembali Melantik Kepala Sekolah, Berikut nama-namanya Enam Orang Pekerja Penambang Ilegal “Lubang Jarum” Diamankan Satreskrim Polres Bungo Waldi, Oknum Mantan Polisi Pembunuh Dosen di Bungo Divonis Hakim Hukuman Seumur Hidup Wakil Bupati Bungo Melantik Sejumlah Pejabat Eselon IV Berikut Nama-namanya

KRIMINAL · 23 Des 2025 03:04 WIB ·

Rekonstruksi Kasus Pembunuh Dosen Cantik di Bungo, Tersangka Oknum Polri ini Peragakan 37 Adegan Mematikan


 Rekonstruksi Kasus Pembunuh Dosen Cantik di Bungo, Tersangka Oknum Polri ini Peragakan 37 Adegan Mematikan Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Satreskrim Polres Bungo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap seorang dosen cantik di Kabupaten Bungo, Erni Yuniarti (37), Senin, 22 Desember 2025.

Dalam rekonstruksi yang berlangsung di rumah korban, tepatnya di BTN Al-Kausar 7, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo, tersangka memperagakan 52 adegan dan 37 adegan mematikan.

“Kami dari Satreskrim Polres Bungo pagi ini telah melaksanakan kegiatan rekonstruksi perkara pembunuhan dengan menghadirkan tersangka atas nama Waldi Adiat dan disaksikan juga oleh JPU, PH pihak keluarga serta PH pihak tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ilhan Tri Kurnia.

AKp Ilhan menjelaskan bahwa rekonstruksi ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara keterangan tersangka, saksi-saksi, alat bukti dan hasil pemeriksaan forensik.

“Dalam kegiatan tersebut telah dilaksanakan sebanyak 52 adegan dan 37 adegan yang mematikan yang menggambarkan peristiwa sejak awal hingga selesainya tindak pidana tersebut,” paparnya.

Untuk menjerat tersangka, polisi menerapkan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang ancaman hukumannya mati, penjara seumur hidup atau maksimal penjara 20 tahun.

” Juga dengan beberapa pasal lainnya seperti Pasal 338 KUHP, 365, 351 yang sesuai dengan hasil penyidikan kami,” katanya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bungo, Prastyoso menjelaskan salah satu adegan mematikan dari tersangka. Kata dia, tersangka mengakhiri hidup korban dengan cara menekan leher korban menggunakan tangkai sapu.

“Mungkin sedikit saja ya. Tadi ada adegan tersangka memiting atau mencekik pakai tangan. Lalu tersangka keluar mengambil tangkai sapu, lalu lehernya ditekan menggunakan tangkai sapu,” ujarnya.

“Dari adegan itu, sempat ada perlawanan dari korban, namun dari tersangka tetap menekan hingga akhirnya korban meregang nyawa,” tuntasnya.

Rekonstruksi Disaksikan Keluarga dan Mahasiswa Korban

Rekonstruksi kasus pembunuhan ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk mahasiswa Institut Adminitrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) tempat korban sehari-hari mengajar.

Usai menjalani rekonstruksi, tersangka kemudian digiring ke mobil yang memang sudah disiapkan pihak kepolisian. Sempat diteriaki oleh keluarga dan mahasiswa korban, namun proses rekonstruksi ini tetap berjalan aman, lancar dan tertib.

R, salah satu mahasiswa korban meminta proses hukum tersangka Waldi Adiat yang tak lain adalah mantan anggota Polri ini, dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Hukum seberat-beratnya. Penjarakan seumur hidup atau kalau perlu dihukum mati saja, nyawa harus dibalas dengan nyawa,” pintanya. (*)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tim Gabungan Tertibkan PETI di Sungai Buluh Bungo, 15 Rakit Penambangan Dilumpuhkan

31 Juli 2026 - 17:23 WIB

Enam Orang Pekerja Penambang Ilegal “Lubang Jarum” Diamankan Satreskrim Polres Bungo

24 Juli 2026 - 15:28 WIB

Seorang Perempuan Diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bungo Usai Kedapatan Simpan Pil Ekstasi

24 Juli 2026 - 04:28 WIB

Polres Bungo Ringkus Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu di Kelurahan Sungai Pinang

24 Juli 2026 - 04:19 WIB

Mahasiswa di Pelepat Ilir Diringkus Satresnarkoba Polres Bungo dan Sita 6,30 Gram Sabu

16 Juli 2026 - 04:38 WIB

Waldi, Oknum Mantan Polisi Pembunuh Dosen di Bungo Divonis Hakim Hukuman Seumur Hidup

7 Juli 2026 - 07:11 WIB

Trending di KRIMINAL