Menu

Mode Gelap
Kapolres Bungo Pantau Langsung Arus Balik Logistik Pemilu 2024 dari TPS ke PPK Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, Ketua KPU Bungo: Agar Sesuai Prosedur aman, lancar dan kondusif 7 Kepala Dinas di Bungo Resmi Dilantik, Berikut Nama – namanya Kapolres Bungo Bersama Dandim 0416/Bute Tinjau Banjir Sekaligus Melayat Korban Meninggal Saat Menolong Bocah Hanyut Anak Oknum Dewan Bungo Datangi Rumah Eks Istri Siri Ayahnya, Dinding Rumah Ditulis Pelakor dan Penipu

JAMBI · 4 Apr 2022 07:41 WIB ·

Forkopimda Jambi Gelar Rakor Terkait Permasalahan Angkutan Batubara


 Forkopimda Jambi Gelar Rakor Terkait Permasalahan Angkutan Batubara Perbesar

JAMBI,BUNGOPOST.COM – Kapolda Jambi Irjen Pol. A Rachmad Wibowo ikuti rapat tindak lanjut penyelesaian Permasalahan Angkutan Batubara di wilayah Provinsi Jambi, bertempat di Auditorium Rumdin Gubernur Jambi Pada 04/04/2022

Disampaikan oleh Kapolda Jambi dalam rapat mengenai permasalahan angkutan batu bara bahwa saat ini ada 5 permasalah besar yang menjadi perhatian yaitu, mobil angkutan baru bara menyebabkan macet panjang di jalanan, membuat jalanan umum rusak karena kelebihan muatan, banyaknya kecelakaan lalu lintas, kemacetan di SPBU dan melakukan pengisian BBM subsidi.

“Saat ini yang paling menjadi perhatian adalah mengenai ramainya truk angkutan batu bara mengantri di SPBU hingga mengalami kemacetan panjang serta penggunaan BBM subsidi dengan jumlah yang banyak, Hal tersebut harus segera kita atasi”.

Kapolda Jambi juga memberikan berbagai rekomendasi atau usulan untuk mengatasi permasalahan angkutan batu bara, salah satunya mengusulkan untuk mengeluarkan Surat Edaran Gubernur tentang pemberian dispensasi.

Rekomendasi dari Kapolda Jambi yaitu, 1) Kendaraan harus menggunakan plat BH, 2) Harus terdaftar dalam bandan usaha, 3) Kelengkapan administrasi kendaraan, 4) Kompetensi supir yang memadai dalam mengendarai mobil, 5) Pengusaha menyediakan BBM non subsidi di mulut tambang, 6) Membatasi batas maksimum muatan 8 ton, 7) Pemasangan tanda pengenal pengemudi, kode kendaraan dan nama badan usaha di badan kendaraan agar memudahkan petugas memverifikasi kendaraan.

“Ini saya usulkan dispensasi cukup longgar, tidak harus seperti ini, tetapi jangan terlalu lunak karena aturan yang keras saja mereka masih bandel,jadi tetap harus ada sanksi-sanksi nya”.

Gubernur Jambi H. Al-Haris menanggapi usulan dari Kapolda Jambi tersebut dan berencana akan segera membuat edaran dalam beberapa waktu kedepan tentang aturan angkutan batu bara.

“Kita juga berulang kali mengundang pemilik IUP Batu Bara Jambi, tetapi tidak ditanggapi. Hal ini terjadi kerena pemilik IUP tidak merasa ada hubungan dengan pemerintah daerah, kita juga tidak bisa memberikan sanksi karena kebijakan di pusat”. Jelas Gubernur Jambi (red).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berhasil Hafal 30 Juz, 3 Siswa SIT Nurul Ilmi dan 2 Orang Guru dapat Umroh Gratis dari Gubernur Jambi

25 Februari 2024 - 04:37 WIB

Prajurit TNI Asal Kerinci Gugur di Papua, Diserang Usai Mengamankan Natal, Tertembak di Pipi Kanan

27 Desember 2023 - 03:26 WIB

Jelang Perayaan Natal, Kapolda Jambi Tinjau Sejumlah Gereja

19 Desember 2023 - 03:25 WIB

Sejumlah Kepala KUA dan Kepala Madrasah di Kabupaten Bungo Dirotasi, Berikut Nama-namanya!

15 November 2023 - 07:00 WIB

Jelang Pemilu Ketua DPD Partai Hanura Mendadak Diganti, Ini Alasanya!

19 September 2023 - 08:13 WIB

Dukung Pelaksanaan P4GN, Sejumlah Kepala Daerah dalam Provinsi Jambi Terima Penghargaan dari BNN RI

4 Agustus 2023 - 15:32 WIB

Trending di JAMBI