google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Terduga Pelaku Penyekapan di Perumahan Persada Indah Diringkus Polisi Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM KAPOLRES BUNGO BERTINDAK TEGAS! AIPDA AVIV Dipecat Tidak Hormat

JAMBI · 22 Apr 2026 06:57 WIB ·

Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa, Kapolda Jambi Tekankan Respons Cepat dan Terukur


 Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa, Kapolda Jambi Tekankan Respons Cepat dan Terukur Perbesar

 

JAMBI,BUNGOPOST.COM – Kepolisian Daerah Jambi menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Pengendalian Massa pada Rabu (22/4/2026)

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Polresta Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, sebagai bentuk komitmen dalam mengantisipasi potensi bencana serta gangguan kamtibmas di wilayah Provinsi Jambi.

Apel kesiapsiagaan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, serta unsur Forkopimda dan stakeholder terkait lainnya, termasuk perwakilan dari BPBD, Basarnas, TNI, Kejaksaan, Binda, dan instansi pendukung lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan langkah preemtif dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang diprediksi meningkat memasuki musim kemarau.

“Apel kesiapsiagaan ini menjadi langkah preemtif yang utama dalam menghadapi potensi gangguan, khususnya karhutla di Provinsi Jambi. Oleh karena itu, penanganannya harus kita lakukan sejak dini dengan mengedepankan upaya pencegahan,” ujar Kapolda Jambi.

Kapolda juga mengingatkan bahwa berdasarkan prediksi BMKG, potensi karhutla akan meningkat hingga akhir September, sehingga seluruh personel dan instansi terkait dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan dan responsivitas terhadap perkembangan titik panas (hotspot).

“Kita harus siap menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat mulai Mei hingga September. Kesiapsiagaan kita harus cepat, tepat, dan terukur, dengan memperhatikan perkembangan hotspot yang ada saat ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Jambi menekankan bahwa dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, transportasi, hingga stabilitas sosial dan ekonomi.

“Dampak karhutla sangat luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan masyarakat, terganggunya transportasi dan penerbangan, hingga stabilitas sosial dan ekonomi. Ini menjadi tanggung jawab bersama yang harus kita tangani secara serius,” tambahnya.

Meski dihadapkan pada tugas yang berat dan penuh risiko, Kapolda Jambi optimistis seluruh pihak mampu melaksanakan tugas dengan baik melalui sinergi dan profesionalisme.

“Tugas ini memang tidak ringan, namun dengan komitmen, kebersamaan, dan profesionalisme, saya yakin kita mampu melaksanakannya dengan baik,” pungkasnya.

Apel kesiapsiagaan berlangsung dengan rangkaian kegiatan yang tertib, mulai dari penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, penyampaian amanat pimpinan apel, hingga doa bersama.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk nyata kesiapan Polda Jambi bersama seluruh stakeholder dalam menghadapi potensi bencana karhutla dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan ini menjadi wujud sinergitas lintas instansi dalam mengantisipasi karhutla dan pengendalian massa. Seluruh personel dan stakeholder diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi setiap potensi bencana,” ujar Kabid Humas

Ia juga menambahkan bahwa Polda Jambi akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif dan edukatif kepada masyarakat guna meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta bersama-sama menjaga lingkungan. Upaya pencegahan adalah kunci utama dalam menghindari dampak besar dari karhutla,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat

13 September 2026 - 01:46 WIB

Empat Wartawan Bungo Dinyatakan Kompeten dalam UKW PWI Mandiri Kota Jambi

12 September 2026 - 11:56 WIB

Ketua SMSI Bungo Berikan Apresiasi Tinggi kepada Empat Wartawan Bungo Lulus UKW

12 September 2026 - 10:57 WIB

UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten

12 September 2026 - 10:51 WIB

Gubernur Jambi Al Haris Melantik 31 Kepala SMA dan SMK

24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mengusung Tema “Tak Lekang Budayo Diterpa Zaman” Budaya Bungo Menggema di Acara Jambi Elok Nian

22 Agustus 2026 - 04:15 WIB

Trending di JAMBI