google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Baru 10 Kepala Sekolah SD dan SMP yang Resmi Dilantik oleh Sekda Bungo Pilrio Rantau Ikil Kecamatan Jujuhan, Supriadi Maju Melawan Kotak Kosong Bupati Bungo dan Dua Kepala Daerah Lainnya Tandatangani MoU Operasional Batik Air di Bandara Bungo Curah Hujan Tinggi Mengakibatkan Sejumlah Daerah di Kabupaten Bungo Dilanda Bencana Banjir dan Tanah Longsor Wali Murid Keluhkan Iuran Uang Perpisahan di SDN 130/II Pasir Putih Terkesan Memberatkan

BUNGO · 21 Mei 2025 14:08 WIB ·

AQUR Minta Bupati Tempatkan Da’i di Seluruh Dusun


 AQUR Minta Bupati Tempatkan Da’i di Seluruh Dusun Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Anggota DPRD Kabupaten Bungo Abdul Qodir Umar–AQUR meminta kepada pemerintah daerah untuk menelorkan program satu da’i satu desa dan pengajian antar Magrib – Isya.

Hal ini didasari rasa keprihatinan terhadap menurunnya prestasi Kabupaten Bungo pada helatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang menempati peringkat terakhir dari kabupaten/kota di Provinsi Jambi serta tantangan generasi muda yang semakin berat.

Langkah Pemerintah Kabupaten Bungo menempatkan peserta MTQ berasal dari putra putri daerah adalah langkah yang sangat tepat, namun hal itu belumlah cukup, melainkan harus lebih terarah dan terencana dengan menyemarakkan syiar Islam serta menumbuhkan gererasi Al Qur’an sejak dini kepada masyarakat.

“Kita sepakat tidak ada naturalisasi, peserta MTQ dari Kabupaten Bungo mutlak dari putra putri daerah. Action nyata yang terukur juga patut dilakukan,” ucap AQUR.

Dengan adanya da’i yang bertugas di semua desa serta terselenggaranya pengajian antara Magrib – Isya, lanjut AQUR, tentu nilai-nilai agama akan semakin tersyi’ar di Kabupaten Bungo serta prestasipun bisa lebih terangkat.

“Hidupnya pembelajaran dan pengajaran Al Qur’an itu akan menelorkan regenerasi Islami serta menciptakan kehidupan damai. Inilah cikal bakal para qori dan qoriah, mufassir, khottot dan khottotoh, hafidz dan hafidzah,” jelas Abdul Qodir Umar.

Bila Pemerintah Kabupaten Bungo tidak segera bersikap, maka pendidikan agama sejak dini di lingkungan masyarakat sulit tercipta.

Pendidikan Agama Islam penting, apalagi tantangan kedepan makin besar, baik dari kemajuan teknologi dan penyalahgunaan narkoba.

“Kita tidak bisa menolak perubahan dan transpormasi teknologi. Yang bisa kita lakukan adalah filterisasi generasi dengan pendidikan agama dan pendidikan Al Qur’an,” tegas politisi Demokrat dua periode itu.

Berhubung RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan Renstra belum final, maka AQUR meminta kepada Bupati Terpilih H Dedy Putra untuk memasukkan dua program tersebut.

‘Saya usul, agar program ini bisa diakomodir,” pungkas Bang AQUR.

Artikel ini telah dibaca 217 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satbinmas Polres Bungo Gelar Pelatihan Fungsi Teknis Binmas untuk Tingkatkan Profesionalisme Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 07:23 WIB

Dandim 0416/Bute Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

1 Juni 2026 - 03:59 WIB

Wakil Bupati Bungo hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas ke-118

1 Juni 2026 - 03:53 WIB

Pilrio Rantau Ikil Kecamatan Jujuhan, Supriadi Maju Melawan Kotak Kosong

30 Mei 2026 - 09:21 WIB

Polres Bungo Mediasi secara Adat terkait Kasus Penembakan yang Terduga Pelaku Narkoba

25 Mei 2026 - 17:13 WIB

Kapolres Bungo Menghadiri Pemusnahan BB Tindak Pidana di Kejaksaan Negeri Bungo

22 Mei 2026 - 16:13 WIB

Trending di BUNGO