google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa Terduga Pelaku Penyekapan di Perumahan Persada Indah Diringkus Polisi Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM

BUNGO · 2 Sep 2024 14:51 WIB ·

Usai Blokir Jalan, Warga Pelayang Beri Tenggang 3 Hari Jika Air Masih Keruh Ancam “Sweeping”


 Usai Blokir Jalan, Warga Pelayang Beri Tenggang 3 Hari Jika Air Masih Keruh Ancam “Sweeping” Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Kapolsek Bathin II Pelayang IPTU Kurniadi bersama Personel Polsek melakukan Penggalangan mengatasi Warga Bathin II Pelayang dan Kecamatan Tanah Tumbuh memblokir Jalan Umum menuju Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang. Senin (02/9/2024)

Akses jalan utama menuju ke Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, Jambi diblokir oleh massa dari beberapa dusun dalam Kecamatan Bathin II Pelayang, pemicu aksi protes massa ini berawal dari air keruh diduga akibat aktivitas PETI yang ada di aliran sungai di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

Pemblokiran jalan menggunakan batang kayu besar dilakukan oleh warga kecamatan Bathin II Pelayang dan Kecamatan Tanah Tumbuh.

Saat dihubungi Kasi Humas AKP M.Nur, membenarkan atas penutupan akses jalan tersebut.

“Benar, Kapolsek Bathin II Pelayang IPTU Kurniadi sekarang bersama Forkopimcam Bathin II Pelayang dan Forkopimcam Limbur Lubuk Mengkuang sedang bertemu untuk mencari solusi atas aktifitas Peti yang ada di Limbur”. Ujar AKP M.Nur

Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan ketiga forkopimcam dengan point sbb,

1- Waktu yang diberikan selama 3 tiga hari untuk membersihkan kembali aliran sungai batang Tebo dari dampak gangguan aktivitas peti.

2. waktu yang diberikan sampai tanggal yang ditentukan di atas, jika sampai waktu yang telah disepakati tidak di laksanakan maka semua pemerintah terkait yang di dampingi oleh pihak TNI polri dengan masyarakat kecamatan II Pelayang, masyarakat kecamatan Limbur lubuk mengkuang, Masyarakat kecamatan Tanah tumbuh, akan melakukan sweeping ke aliran sungai batang Tebo yang ada di Limbur mengkuang dengan cara paksa dan disinyalir akan terjadi keributan masa yang tidak terbendung.

Saat sekarang Akses jalan menuju kecamatan Libur sudah dibuka dan arus lalu lintas berjalan aman.

(Tes)

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Korsleting Listrik Toko Abak Plafon Hangus Terbakar

2 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa

2 Oktober 2026 - 03:51 WIB

Ketua TP-PKK Kabupaten Bungo Melantik Ketua TP-PKK Kecamatan sekaligus Melantik Menjadi Ketua Tim Pembina Posyandu

30 September 2026 - 12:16 WIB

Wakil Bupati Bungo Hadiri Pembukaan Program Pengenalan Kampus UMMUBA

28 September 2026 - 05:21 WIB

Bupati Bungo Dedy Putra Melantik Pejabat Eselon II dan III

24 September 2026 - 01:57 WIB

Dinas LH Terima Motor Sampah dari Anggota DPR RI H. Elpisina yang Diterima Langsung Bupati Bungo

23 September 2026 - 02:50 WIB

Trending di BUNGO