google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut Antara Inova Zenix vs Motor NMAX, Dua Pemotor Tewas Ditempat Wakil Bupati Bungo Kembali Melantik Kepala Sekolah, Berikut nama-namanya Enam Orang Pekerja Penambang Ilegal “Lubang Jarum” Diamankan Satreskrim Polres Bungo Waldi, Oknum Mantan Polisi Pembunuh Dosen di Bungo Divonis Hakim Hukuman Seumur Hidup Wakil Bupati Bungo Melantik Sejumlah Pejabat Eselon IV Berikut Nama-namanya

BUNGO · 2 Sep 2024 14:51 WIB ·

Usai Blokir Jalan, Warga Pelayang Beri Tenggang 3 Hari Jika Air Masih Keruh Ancam “Sweeping”


 Usai Blokir Jalan, Warga Pelayang Beri Tenggang 3 Hari Jika Air Masih Keruh Ancam “Sweeping” Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Kapolsek Bathin II Pelayang IPTU Kurniadi bersama Personel Polsek melakukan Penggalangan mengatasi Warga Bathin II Pelayang dan Kecamatan Tanah Tumbuh memblokir Jalan Umum menuju Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang. Senin (02/9/2024)

Akses jalan utama menuju ke Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, Jambi diblokir oleh massa dari beberapa dusun dalam Kecamatan Bathin II Pelayang, pemicu aksi protes massa ini berawal dari air keruh diduga akibat aktivitas PETI yang ada di aliran sungai di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

Pemblokiran jalan menggunakan batang kayu besar dilakukan oleh warga kecamatan Bathin II Pelayang dan Kecamatan Tanah Tumbuh.

Saat dihubungi Kasi Humas AKP M.Nur, membenarkan atas penutupan akses jalan tersebut.

“Benar, Kapolsek Bathin II Pelayang IPTU Kurniadi sekarang bersama Forkopimcam Bathin II Pelayang dan Forkopimcam Limbur Lubuk Mengkuang sedang bertemu untuk mencari solusi atas aktifitas Peti yang ada di Limbur”. Ujar AKP M.Nur

Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan ketiga forkopimcam dengan point sbb,

1- Waktu yang diberikan selama 3 tiga hari untuk membersihkan kembali aliran sungai batang Tebo dari dampak gangguan aktivitas peti.

2. waktu yang diberikan sampai tanggal yang ditentukan di atas, jika sampai waktu yang telah disepakati tidak di laksanakan maka semua pemerintah terkait yang di dampingi oleh pihak TNI polri dengan masyarakat kecamatan II Pelayang, masyarakat kecamatan Limbur lubuk mengkuang, Masyarakat kecamatan Tanah tumbuh, akan melakukan sweeping ke aliran sungai batang Tebo yang ada di Limbur mengkuang dengan cara paksa dan disinyalir akan terjadi keributan masa yang tidak terbendung.

Saat sekarang Akses jalan menuju kecamatan Libur sudah dibuka dan arus lalu lintas berjalan aman.

(Tes)

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lembaga Adat Kabupaten Bungo Dikukuhkan, Bupati Dedy Putra berharap Pengurus yang Baru Mampu Melestarikan Adat dan Budaya Bungo

6 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Kecelakaan Maut Antara Inova Zenix vs Motor NMAX, Dua Pemotor Tewas Ditempat

31 Juli 2026 - 17:20 WIB

Pembuatan Bak Septic Tank oleh Satgas TNI Bagian Penting Mewujudkan Rumah yang Layak Huni

30 Juli 2026 - 15:20 WIB

Pengusaha Bungo H. Jimmy Samsudin Kembali Hibahkan Lahan untuk Pembangunan Perumahan Imigrasi

30 Juli 2026 - 14:56 WIB

Peletakan Batu Pertama Menandai Dimulainya Pembangunan Gedung Kantor Imigrasi Kelas III Non Tpi Bungo

30 Juli 2026 - 09:00 WIB

Wakil Bupati Bungo berharap Sinergitas TNI dan Pemerintah terus Terjalin Melalui Berbagai Program

27 Juli 2026 - 16:29 WIB

Trending di BUNGO