google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Waldi, Oknum Mantan Polisi Pembunuh Dosen di Bungo Divonis Hakim Hukuman Seumur Hidup Wakil Bupati Bungo Melantik Sejumlah Pejabat Eselon IV Berikut Nama-namanya Konser Bull Unity Fest 2026 Siap Guncang Muara Bungo dengan For Revenge, Fell Koplo, dan Dongker Rumah Warga Dusun Sungai Lilin Dibongkar Maling, Uang Tunai dan Barang Berharga Lainnya Lenyap Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Bungo Tekankan Petugas dan Masyarakat Sampaikan Data yang Jujur dan Akurat

BUNGO · 21 Mei 2025 14:08 WIB ·

AQUR Minta Bupati Tempatkan Da’i di Seluruh Dusun


 AQUR Minta Bupati Tempatkan Da’i di Seluruh Dusun Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Anggota DPRD Kabupaten Bungo Abdul Qodir Umar–AQUR meminta kepada pemerintah daerah untuk menelorkan program satu da’i satu desa dan pengajian antar Magrib – Isya.

Hal ini didasari rasa keprihatinan terhadap menurunnya prestasi Kabupaten Bungo pada helatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang menempati peringkat terakhir dari kabupaten/kota di Provinsi Jambi serta tantangan generasi muda yang semakin berat.

Langkah Pemerintah Kabupaten Bungo menempatkan peserta MTQ berasal dari putra putri daerah adalah langkah yang sangat tepat, namun hal itu belumlah cukup, melainkan harus lebih terarah dan terencana dengan menyemarakkan syiar Islam serta menumbuhkan gererasi Al Qur’an sejak dini kepada masyarakat.

“Kita sepakat tidak ada naturalisasi, peserta MTQ dari Kabupaten Bungo mutlak dari putra putri daerah. Action nyata yang terukur juga patut dilakukan,” ucap AQUR.

Dengan adanya da’i yang bertugas di semua desa serta terselenggaranya pengajian antara Magrib – Isya, lanjut AQUR, tentu nilai-nilai agama akan semakin tersyi’ar di Kabupaten Bungo serta prestasipun bisa lebih terangkat.

“Hidupnya pembelajaran dan pengajaran Al Qur’an itu akan menelorkan regenerasi Islami serta menciptakan kehidupan damai. Inilah cikal bakal para qori dan qoriah, mufassir, khottot dan khottotoh, hafidz dan hafidzah,” jelas Abdul Qodir Umar.

Bila Pemerintah Kabupaten Bungo tidak segera bersikap, maka pendidikan agama sejak dini di lingkungan masyarakat sulit tercipta.

Pendidikan Agama Islam penting, apalagi tantangan kedepan makin besar, baik dari kemajuan teknologi dan penyalahgunaan narkoba.

“Kita tidak bisa menolak perubahan dan transpormasi teknologi. Yang bisa kita lakukan adalah filterisasi generasi dengan pendidikan agama dan pendidikan Al Qur’an,” tegas politisi Demokrat dua periode itu.

Berhubung RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan Renstra belum final, maka AQUR meminta kepada Bupati Terpilih H Dedy Putra untuk memasukkan dua program tersebut.

‘Saya usul, agar program ini bisa diakomodir,” pungkas Bang AQUR.

Artikel ini telah dibaca 218 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengobatan Gratis di Lokasi TMMD Mendapat Apresiasi dari Masyarakat

16 Juli 2026 - 04:05 WIB

Haru Warnai TMMD Ke-129, Rumah Bapak Maskur Akhirnya Direhab Satgas TMMD Kodim 0416/Bungo Tebo

15 Juli 2026 - 10:45 WIB

Simbol Dimulainya Pengabdian, Bupati Bungo Letakkan Batu Pertama Tugu TMMD Ke-129

15 Juli 2026 - 10:42 WIB

Pengobatan Gratis Warnai Pembukaan TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo di Desa Tanjung Agung

15 Juli 2026 - 10:39 WIB

TMMD Ke-129 Tak Hanya Bangun Desa, Kodim 0416/Bungo Tebo Salurkan 100 Paket Sembako

15 Juli 2026 - 10:36 WIB

PERANGI NARKOBA, JUDOL DAN GENG MOTOR! Kapolsek Bathin II Pelayang Satukan Guru hingga Pemuda Selamatkan Generasi Muda

15 Juli 2026 - 06:50 WIB

Trending di BUNGO