google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Pemkab Bungo Kembali Raih Opini WTP, Bupati Bungo: Jadi Motivasi Pengelolaan Keuangan Daerah yang Lebih Baik Baru 10 Kepala Sekolah SD dan SMP yang Resmi Dilantik oleh Sekda Bungo Pilrio Rantau Ikil Kecamatan Jujuhan, Supriadi Maju Melawan Kotak Kosong Bupati Bungo dan Dua Kepala Daerah Lainnya Tandatangani MoU Operasional Batik Air di Bandara Bungo Curah Hujan Tinggi Mengakibatkan Sejumlah Daerah di Kabupaten Bungo Dilanda Bencana Banjir dan Tanah Longsor

BUNGO · 9 Mei 2025 13:48 WIB ·

DPRD Bungo Warning RSUD H Hanafie


 DPRD Bungo Warning RSUD H Hanafie Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – DPRD Kabupaten Bungo memberikan teguran keras kepada Direktur RSUD H Hanafie Muara Bungo, terkait banyaknya keluhan masyarakat.

Persoalan yang paling menonjol pada RSUD yang dipimpin dr Mustofa ini mengenai layanan, fasilitas kesehatan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

DPRD Kabupaten Bungo dalam rapat kerja yang dilaksanakan Senin (5/5) kemarin, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bungo Muhamad Adani, Ketua Komisi II Abdul Qodir, perwakilan Komisi I dan Sekretaris Komisi III Edi Kusnadi.

Organisasi Perangkat Daerah terkait juga hadir, yakni Kadis Kesehatan dr Syafaruddin Matondang dan Kadis Lingkungan Hidup Giyatno.

Dari RSUD H Hanafie, hadir Direktur, para kabid dan Dewan Pengawas dr Triolit dan Romi Muhammad.

Dengan banyaknya keluhan masyarakat dan temuan DPRD, hingga diterbitkan beberapa rekomendasi, yakni pembenahan dan perbaikan pelayanan serta fasilitas rumah sakit.

Untuk rekomendasi ini, RSUD menyanggupi untuk menindaklanjutinya, dengan target waktu selama 1 bulan.

Rekomendasi dari DPRD Bungo selanjutnya adalah penuntasan persoalan IPAL, dimana IPAL ini sudah menjadi problem yang belum tuntas.

Sayang, saat disampaikan rekomedasi tersebut, pihak RSUD H Hanafie terkesan tidak kooperatif dan menghindar.

Atas sikap itu, Ketua DPRD Kabupaten Bungo, Ketua Komisi II beserta seluruh Anggota DPRD yang hadir geram.

“Kalau tidak terima dengan rekomendasi ini tak masalah, kita (DPRD,red) akan membuat berita pada acara rapat ini RSUD H Hanafie menolak rekomendasi DPRD,” tegas Ketua DPRD.

Penegasan serupa juga disampaikan AQUR–Abdul Qodir–Ketua Komisi II, bahwa DPRD bukan untuk mencari-cari kesalahan, bukan juga menekan RSUD. “Rapat ini untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bungo dan semua pasien RSUD H Hanafie, dan rekomedasi DPRD untuk perbaikan,” bentak poiitisi Demokrat itu.

Akhirnya RSUD H Hanafie menyanggupi untuk menyelesaikan persoalan pelayanan dan fasilitas selama 1 bulan.

Namun terhadap penuntasan IPAL, pihak RSUD masih akan berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait.

“DPRD minta RSUD menyampaikan laporan progres tindaklanjut rekomendasi secara berkali setiap minggu,” kata AQUR.

Kepada media ini AQUR menegaskan, pihak DPRD Kabupaten Bungo dengan fungsi pengawasan yang dimiliki akan turun ke RSUD melihat dari dekat tindalanjut rekomendasi.

“Kalau perlu, DPRD melakukan inspeksi mendadak ke RSUD, disini akan terlihat keseriusannya (RSUD,red). Kita tidak main-main, ini untuk kepentingan rakyat Bungo dan umumnya rakyat Jambi,” pungkas Bang AQUR.

Artikel ini telah dibaca 469 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satbinmas Polres Bungo Gelar Pelatihan Fungsi Teknis Binmas untuk Tingkatkan Profesionalisme Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 07:23 WIB

Dandim 0416/Bute Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

1 Juni 2026 - 03:59 WIB

Wakil Bupati Bungo hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas ke-118

1 Juni 2026 - 03:53 WIB

Pilrio Rantau Ikil Kecamatan Jujuhan, Supriadi Maju Melawan Kotak Kosong

30 Mei 2026 - 09:21 WIB

Polres Bungo Mediasi secara Adat terkait Kasus Penembakan yang Terduga Pelaku Narkoba

25 Mei 2026 - 17:13 WIB

Kapolres Bungo Menghadiri Pemusnahan BB Tindak Pidana di Kejaksaan Negeri Bungo

22 Mei 2026 - 16:13 WIB

Trending di BUNGO