google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM KAPOLRES BUNGO BERTINDAK TEGAS! AIPDA AVIV Dipecat Tidak Hormat Bungo Darurat Kabut Asap, Sekolah Tingkat PAUD, TK, SD dan SMP Belajar secara Daring dari Rumah selama 3 Hari

NASIONAL · 13 Mei 2024 06:38 WIB ·

Pasca Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar, Korban Bertambah 41 Orang, Puluhan Lainnya Hilang


 Pasca Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar, Korban Bertambah 41 Orang, Puluhan Lainnya Hilang Perbesar

SUMATERABARAT,BUNGOPOST.COM – Banjir lahar dingin melanda Tanah Datar, Agam, Padang Panjang, dan Padang Pariaman, Sumaterea Barat sejak Sabtu (11/5/2024).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, banjir yang bercampur dengan abu vulkanik Gunung Marapi itu dipicu hujan deras. Akibat tingginya debit air membuat aliran sungai meluap.

“Hujan dengan intensitas tinggi juga terpantau terjadi di Puncak Gunung Marapi yang berada di antara wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar,” ujar dia, dilansir dari Kompas.com, Senin (13/5/2024).

Empat kabupaten terdampak cukup parah akibat kejadian ini, yaitu Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Panjang, dan Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat Ilham Wahab mengatakan, hingga Senin (13/5/2024) total korban meninggal dunia akibat banjir lahar dingin di Sumatera Barat terus meningkat, yakni menjadi 41 orang. “Ini data masih tetap bergerak ya, kalau kemarin sampai sore, kita sudah mencatat ada 37. Kemudian pagi ini sudah bergerak lagi karena tadi malam ada penambahan korban dari kejadian di Padang. Ini data sementara kami korban sudah mencapai 41 orang,” kata Ilham, dilansir dari KompasTV.

Sementara 17 orang yang dinyatakan hilang akibat banjir masih dalam pencarian. Ilham menyebutkan, bencana tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah di Sumatera Barat. Paling parah terjadi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat. “Padang Panjang juga parah, kalau kejadian yang kecil-kecil juga terjadi di Padang di jalan lintas Padang-Solok, juga terjadi di 50 kota di dekat kelok 9 itu terjadi longsor yang mengganggu aktivitas,” imbuh dia.

Pascabanjir lahar dingin, akses jalan nasional dari Padang menuju ke Bukittinggi terputus, Minggu (12/5/2024).

Hal itu dikonfirmasi Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol di Padang Pariaman, Sumatera Barat. “Saya pastikan jalan di Lembah Anai putus. Artinya masyarakat tidak bisa mengakses jalan dari Padang Pariaman atau Kota Padang menuju Bukittinggi melewati Air Terjun Lembah Anai,” terang dia, dilansir dari Antara.

Akibatnya, ruas jalan nasional yang berada di sekitar Air Terjun Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar itu ambles dan tidak bisa dilalui.

Oleh karena itu, Ahmad menyarankan kepada masyarakat yang hendak menuju ke Kota Bukittinggi untuk melalui jalur Kelok 44 atau Danau Maninjau Kabupaten Agam. Pengendara kendaraan juga dapat melintasi jalur alternatif via Malalak, Kabupaten Agam dan via Sitinjau Lauik.

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

16 September 2026 - 13:24 WIB

Tim Pencak Silat Kodim 0416/Bute Berhasil Meraih Juara Umum III

16 September 2026 - 08:33 WIB

Polri Perkuat Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Tiga Kapal Polisi Diberangkatkan

13 September 2026 - 16:46 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

7 September 2026 - 13:26 WIB

Ucapan HUT RI ke-81, SMSI Kabupaten Bungo

16 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Kedekatan Anggota Satgas dan Rakyat Bukti Kemanunggalan TNI

25 Juli 2026 - 04:20 WIB

Trending di NASIONAL