MUARABUNGO,BUNGOPOST,COM– Sekitar 300 orang turun ke jalan di Kabupaten Bungo pada Selasa (15/9/2026). Mereka bergerak bersama dalam pawai kendaraan yang digelar Universitas Muara Bungo (UMB) sebagai bagian dari rangkaian Pra-Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.
Rombongan terdiri dari panitia PKKMB, mahasiswa, staf UMB, serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Dengan kendaraan yang bergerak mengelilingi sejumlah ruas Kota Bungo, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi penanda dimulainya rangkaian PKKMB, tetapi juga membawa pesan tentang kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

(PKKMB) Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru UMB
Ketua Panitia PKKMB 2026 UMB, Dedi Epridi, S.Sos., M.Si., mengatakan pawai sengaja dirancang sebagai bagian dari pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan di sekitar kampus sekaligus sarana menyampaikan pesan sosial kepada masyarakat.
“Ini bukan sekadar pawai. Kami ingin mahasiswa memahami bahwa menjadi bagian dari kampus juga berarti memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Dedi.
Pesan tersebut juga diwujudkan melalui penggunaan masker selama kegiatan. Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bungo menjadi perhatian panitia, sehingga peserta pawai diimbau menggunakan masker sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Foto bersama
Setelah kegiatan Pra-PKKMB, rangkaian berlanjut pada Kamis (17/9/2026) melalui pembukaan PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 di gedung baru UMB.
Pembukaan mengusung semangat “UMB Kolaboratif, Kreatif, Mandiri” dan dihadiri pimpinan universitas, yayasan, pimpinan fakultas dan program studi, serta unsur civitas akademika UMB.
Bagi Dedi, rangkaian kegiatan sejak pawai hingga pembukaan PKKMB dirancang sebagai satu kesatuan. Mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada lingkungan kampus, tetapi sejak awal diajak melihat bahwa kehidupan mahasiswa juga berkaitan dengan tanggung jawab sosial.
“Harapannya, sejak awal mereka tidak hanya mengenal kampus, tetapi juga memahami bagaimana menjadi mahasiswa yang punya kepedulian,” katanya.
Pada hari pertama PKKMB, Ketua Yayasan Pendidikan Mandiri Bungo H. Andriansyah, S.E., M.Si., turut menyampaikan pesan kepada mahasiswa baru agar serius menjalani pendidikan. Ia menggunakan ungkapan yang akrab di masyarakat Jambi, “Jangan Basinglah.”
Sementara itu, Rektor UMB Dr. H. Syafrialdi, S.Pi., M.Si., mengajak mahasiswa baru menjadikan PKKMB sebagai awal untuk beradaptasi dengan kehidupan akademik dan kemahasiswaan.
Dari jalanan Kota Bungo hingga ruang perkuliahan, rangkaian awal PKKMB 2026 UMB membawa satu pesan yang sama: mahasiswa tidak hanya datang untuk belajar di kampus, tetapi juga mulai mengenal tanggung jawabnya sebagai bagian dari masyarakat.















