MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM _ Ratusan Masyarakat Dusun Senamat yang tergabung sebagai keluarga dan karyawan PT. BMA geruduk kantor DPRD Bungo imbas dari tidak beroperasinya perusahaan yang dua hari sebelumnya dihentikan beroperasi oleh hasil RDP pada selasa 27/10.
Aksi yang sempat diwarnai kericuhan setelah massa sudah tiga jam menunggu pihak dari anggota DPRD dan pemerintahan belum menemui para pendemo.
Tomi selaku korordintor lapangan mengatakan pihaknya cuma meminta satu tuntutan agar kembali dioperasikan PT BMA, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat banyak.
“Tuntutan kami hanya meminta dioperasikan kembali PT BMA, karena puluhan bahkan ratusan masyarakat karyawan yang bergantung kehidupan di dalamnya, ini menyangkut hajat orang banyak, ujar Tomi.”
Ia juga mengatakan dan menilai hasil RDP tersebut merupakan keputusan sepihak yang kebenaran dugaan adanya pernyataan aliran limbah ke sungai dan adanya ikan yang mati itu belum membuktikan.
“Kenapa hasil RDP langsung menghentikan beroperasinya Perusahaan, sementara dugaan adanya pernyataan aliran limbah ke sungai dan adanya ikan yang mati itu belum membuktikan, kami minta pihak DPRD untuk menemui kami, tegasnya.”
Setelah tiga jam pendemo menunggu dari jam 11 sampai jam 2 siang, akhirnya Wakil Bupati Bungo menemui para pendemo yang didampingi oleh Kepala Dinas Perizinan dan Pihak Dinas Lingkungan Hidup.
“Memang ini masih praduga, jadi kita harus memahami dan menghargai RDP kemarin, tujuannya untuk meredam hasil demo sebelumnya meski kami sudah mempelajari itu bukan warga setempat,ujar Wabup”.
“Keputusan ini kami ambil tidak ada kepentingan apapun, kalau memang PT BMA ini tidak terbukti silahkan beroperasi. Karena hasil LAB juga belum keluar jadi belum bisa dijadikan bukti, jadi keputusan bersama dan sudah saling berkoordinasi dengan ketua DPRD dan Dinas LH serta Perizinan, PT BMA kembali beroperasi menjelang hasil RDP ataupun hasil LAB keluar, imbuh Wakil Bupati Bungo Ustadz Dayat”.
“Namun untuk diperhatikan kita harus taat pada aturan, jadi jika nanti hasil LAB nya terbukti perusahaan dan seluruh masyarakat harus menerima konsekwensi, tutupnya.”
Usai dinyatakan kembali beroperasi PT BMA oleh Wakil Bupati Bungo, masyarakat para pendemo kembali bubar dan pulang ke Senamat. (Bp/wn)

























