google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Terduga Pelaku Penyekapan di Perumahan Persada Indah Diringkus Polisi Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM KAPOLRES BUNGO BERTINDAK TEGAS! AIPDA AVIV Dipecat Tidak Hormat

BUNGO · 26 Agu 2026 08:18 WIB ·

Dinas Kesehatan Bagi-bagi Masker, Kadinkes Bungo Imbau Warga Gunakan Masker saat Beraktivitas Diluar Rumah


 Dinas Kesehatan Bagi-bagi Masker, Kadinkes Bungo Imbau Warga Gunakan Masker saat Beraktivitas Diluar Rumah Perbesar

BUNGO,BUNGOPOST.COM _ Menyikapi kondisi kabut asap dan kualitas udara yang dinilai semakin parah dan mulai mengkhawatirkan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo bagi-bagi masker kepada masyarakat pengguna jalan khususnya pengendara yang melintas, sebagai upaya mengantisipasi dampak buruk terhadap kesehatan.

Kegiatan pembagian masker tersebut dilakukan oleh Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) bersama Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, dr. Yeli Paporini, M.H., turut terlibat dalam kegiatan pembagian masker tersebut sebagai bagian dari langkah pencegahan dan perlindungan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, dr. Safaruddin Matondang, MPH., M.H., mengatakan pembagian masker merupakan langkah perdana yang dilakukan pihaknya untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap.

“Kita lakukan perdana pembagian masker kepada masyarakat yang dilakukan oleh bidang P2P dan bidang Kesmas terkait antisipasi kabut asap,” ujar dr. Safaruddin.

dr. Safaruddin mengungkapkan, berdasarkan gambaran angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dipantau secara umum, kondisi udara saat ini disebut sudah berada di atas angka 200.

Namun, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo masih menunggu laporan rutin hasil pengukuran dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk memastikan kondisi kualitas udara secara lebih akurat.

“Kalau melihat angka ISPU kita, secara umum sudah di atas 200. Namun kita belum dapat laporan rutin dari pengukuran LH,” katanya.

Menurutnya, laporan tersebut diperkirakan akan diterima paling lambat pada Kamis. Sebelumnya, terdapat kekurangan bahan yang diperlukan untuk proses pengukuran dan telah dimintakan kepada pihak terkait di Jambi.

“Mudah-mudahan besok sudah ada penetapannya,” harapnya.

Menghadapi kondisi tersebut, masyarakat Kabupaten Bungo diminta meningkatkan kewaspadaan. Dinas Kesehatan mengimbau warga untuk selalu menggunakan masker ketika harus melakukan aktivitas di luar rumah.

Namun, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas di luar apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak.

“Yang paling kita utamakan kepada masyarakat adalah selalu menggunakan masker setiap melakukan aktivitas di luar rumah. Itu pun lakukan aktivitas yang memang betul-betul wajib dan urgent untuk dilakukan,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki keperluan di luar rumah, disarankan untuk lebih banyak beristirahat di rumah. Warga juga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi buah segar dan sayuran, mendapatkan istirahat yang cukup serta tetap melakukan olahraga secara teratur.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang memiliki penyakit atau gangguan pada sistem pernapasan.

Mereka yang memiliki riwayat TB, COPD, ISPA maupun asma diminta lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah.

Pasalnya, kondisi udara yang buruk dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk memicu kekambuhan pada penderita asma maupun memperburuk kondisi penyakit paru tertentu.

“Bagi orang-orang yang mengidap penyakit paru-paru, termasuk TB, COPD, penyakit ISPA lainnya ataupun asma, agar lebih berhati-hati untuk melakukan aktivitas di luar,” jelas dr. Safaruddin.

Di tengah kondisi kabut asap, masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengabaikan kebersihan lingkungan. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus tetap diterapkan sebagai bagian dari upaya mencegah berbagai penyakit.

Dinkes Bungo juga memastikan kegiatan sosialisasi dan pencegahan akan terus dilakukan. Apabila stok masker kembali tersedia, pembagian masker kepada masyarakat akan dilanjutkan.

“Apabila ada kemampuan stok kita lagi untuk masker, akan kita bantu lagi dalam rangka pencegahan ataupun sosialisasi terkait dengan masalah penanggulangan kabut asap,” pungkas dr. Safaruddin.

Dengan langkah tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo berharap masyarakat dapat lebih waspada terhadap dampak kabut asap, terutama kelompok rentan, serta bersama-sama menjaga kesehatan hingga kondisi kualitas udara kembali membaik.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua TP-PKK Kabupaten Bungo Melantik Ketua TP-PKK Kecamatan sekaligus Melantik Menjadi Ketua Tim Pembina Posyandu

30 September 2026 - 12:16 WIB

Wakil Bupati Bungo Hadiri Pembukaan Program Pengenalan Kampus UMMUBA

28 September 2026 - 05:21 WIB

Bupati Bungo Dedy Putra Melantik Pejabat Eselon II dan III

24 September 2026 - 01:57 WIB

Dinas LH Terima Motor Sampah dari Anggota DPR RI H. Elpisina yang Diterima Langsung Bupati Bungo

23 September 2026 - 02:50 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Bungo hadiri Syukuran Penempatan Kantor Disporapar Baru sekaligus Memperkenalkan Bidang Baru

23 September 2026 - 01:58 WIB

Ketua LSM Inakor dan Gempur Kecewa RDP Hanya Formalitas

21 September 2026 - 17:32 WIB

Trending di BUNGO