google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan Kejari Bungo gelar Pemusnahan Barang Bukti dari 52 Perkara Tindak Pidana Umum Rp 6 Miliar Proyek Pembangunan Pedestrian Jalan Sri Soedewi Muara Bungo Fantastis! Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa

BUNGO · 4 Mei 2026 01:01 WIB ·

Diduga Gegera Terlilit Hutang, Seorang Supir di Bungo Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri di Bak Mobil


 Diduga Gegera Terlilit Hutang, Seorang Supir di Bungo Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri di Bak Mobil Perbesar

MUARA BUNGO– Warga Dusun Senamat Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo dikagetkan adanya penemuan sesosok mayat laki-laki dengan kondisi tergantung, Minggu (03/05/2026) sekira pukul 05.30 WIB.

Korban diketahui berinisial HS (29) pekerjaan sebagai sopir, warga Sungai Tembang, Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, korban ditemukan di area pabrik brondol PT. BAS dalam kondisi badan tergantung oleh tali tambang yang terikat di mobil dump truck.

Menurut keterangan saksi, saksi sempat bertemu dan bercerita biasa tentang pekerjaan dengan korban pada hari Sabtu Tanggal 02 Mei 2026 sekira jam 21.00 Wib, kemudian makan malam, setelah itu saksi dan korban langsung pulang ke mobil masing-masing.

Pada pukul 04.30 Wib, saksi mendengar ada suara pukulan dan ketukan ke mobil saksi, lalu saksi terbangun dan keluar mobil sambil mengecek asal bunyi pukulan tersebut, kemudian saksi melihat korban sudah tergantung di Bak mobil dum truk, kemudian saksi langsung berlari kearah pos satpam kemudian petugas security dan Manager PT BAS, ketua Rw. 04 dan saksi bersama warga masyarakat melihat kondisi korban dalam keadaan tergantung selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.

Selanjutnya sekira pukul 05.30 Wib, Kapolsek Pelepat AKP Charlos Sihombing, memerintahkan personel Piket Polsek pelepat, Kanit Reskrim, Kanit IK beserta anggota, Sat Reskrim Polres Bungo dan Inafis Polres Bungo menuju ke TKP, kemudian melakukan olah TKP Kemudian pihak keluarga dari Kecamatan tanah sepenggal lintas menjemput korban dengan menggunakan mobil Ambulance menuju rumah korban yang berada di Dusun Sungai tembang Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas.

Menurut informasi yang didapat, korban mengakhiri hidupnya diduga akibat terlilit hutang Rp 16 Juta,

Plt Kasi Humas Polres Bungo Iptu Bambang JM, membenarkan adanya kejadian tersebut dan Pihak Kepolisian telah menyarankan kepada pihak korban untuk dibawa ke RSUD untuk dilakukan Visum et repertum namun keluarga menolak untuk dilakukan Visum ET revertum dengan membuat surat pernyataan penolakan. (*)

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat

20 Oktober 2026 - 08:38 WIB

DPRD Bungo Menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka HUT Kabupaten Bungo Ke-61

19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan

16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Kunjungi Bupati Bungo dalam Program Fellowship, Santri Kelas VII ICBS Gali Motivasi Belajar

16 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Musrenbangdus Berjalan Sukses, Pemdus Kuamang Berharap Usulannya Menjadi Landasan Pemerintah maupun Pokir Anggota DPRD

15 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Turun Langsung Bagi-bagi Masker kepada Masyarakat Pengguna Jalan

14 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Trending di BUNGO