google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa Terduga Pelaku Penyekapan di Perumahan Persada Indah Diringkus Polisi Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM

NASIONAL · 6 Mar 2026 16:49 WIB ·

Bupati Bungo Terima Penghargaan dari Densus 88, Apresiasi Sinergi Cegah Terorisme


 Bupati Bungo Terima Penghargaan dari Densus 88, Apresiasi Sinergi Cegah Terorisme Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Bungo menerima kunjungan kerja Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Jambi Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol Beri Diatra, S.I.K., M.H., yang dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati Bungo, Jumat (06/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Bungo, serta pihak terkait lainnya. Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan tindak pidana terorisme di wilayah Kabupaten Bungo.
Kunjungan kerja ini juga merupakan tindak lanjut dari keberhasilan aparat gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Densus 88 Anti Teror Polri dalam mengamankan ratusan kotak amal yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas kejahatan terorisme.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas yang dilakukan Densus 88 Anti Teror Polri dalam menindak berbagai potensi kejahatan terorisme serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Bupati, upaya pencegahan dan penindakan terhadap terorisme tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Pemerintah Kabupaten Bungo sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan Densus 88 dalam upaya pencegahan tindak pidana terorisme. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan daerah kita,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bungo H. Dedy Putra juga menerima penghargaan dari Kepala Densus 88 Anti Teror Polri sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam program pencegahan tindak pidana terorisme serta pelaksanaan program deradikalisasi terhadap eks narapidana terorisme (napiter) beserta keluarga di Provinsi Jambi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bungo juga turut memberikan perhatian kepada para eks napiter melalui berbagai bentuk bantuan dan santunan sebagai bagian dari upaya pembinaan serta reintegrasi sosial agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan bermasyarakat secara baik.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut dilanjutkan dengan silaturahmi, koordinasi lintas sektor, serta buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara Densus 88 Anti Teror Polri dan Pemerintah Kabupaten Bungo semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Jambi Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol Beri Diatra, S.I.K., M.H., menyampaikan Pemerintah Kabupaten Bungo dapat salam hormat dari Pak kadensus.

“Kadensus menitipkan salam untuk bapak Bupati atas kegiatan yang sudah dilakukan bersama-sama dengan kita yaitu merazia kotak amal, sebutnya.”

“Dulu di tahun 2018 kami merazia kotak amal banyak 1.500 di wilayah Jawa Barat, itu kami kena propaganda dibilang itu orang-orang yang menangkap Islam memerangi Islam. Sedikit kami disampaikan sejarah tentang Densus ini adalah bantuan tugas khusus milik Polri yang dibentuk oleh negara tugasnya adalah untuk memberantas tindak pidana terorisme, Jadi bukan buatan Amerika bukan punya Amerika Tapi Milik Negara Republik Indonesia jadi pasukan khusus yang dibuat oleh negara Republik Indonesia untuk menangani tindak pidana terorisme,tandas Beri.”

“Terorisme itu sebutan untuk pelaku tindak pidana terorisme jadi enggak ada nanti bahwa teroris itu Islam, tidak hanya Islam di India pelaku terorisme agama Hindu, di Itali pelaku terorisme agamanya Katolik disebut teroris kemudian di Cina pelaku tindak pidana terorisme agamanya Konghucu.

 

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemerintah Proyeksikan Kopdes Pangkas Rantai Distribusi, Harga Komoditas Bisa Lebih Murah

28 September 2026 - 06:18 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

16 September 2026 - 13:24 WIB

Tim Pencak Silat Kodim 0416/Bute Berhasil Meraih Juara Umum III

16 September 2026 - 08:33 WIB

Polri Perkuat Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Tiga Kapal Polisi Diberangkatkan

13 September 2026 - 16:46 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

7 September 2026 - 13:26 WIB

Ucapan HUT RI ke-81, SMSI Kabupaten Bungo

16 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Trending di NASIONAL