google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM KAPOLRES BUNGO BERTINDAK TEGAS! AIPDA AVIV Dipecat Tidak Hormat Bungo Darurat Kabut Asap, Sekolah Tingkat PAUD, TK, SD dan SMP Belajar secara Daring dari Rumah selama 3 Hari

BUNGO · 4 Mar 2026 09:46 WIB ·

Kodim 0416/Bute Bangun Jembatan Gantung di Dusun Rantau Duku yang Roboh Sejak 2023 Silam


 Kodim 0416/Bute Bangun Jembatan Gantung di Dusun Rantau Duku yang Roboh Sejak 2023 Silam Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Derasnya arus banjir yang melanda Sungai Batang Bungo pada tahun 2023 menyisakan luka bagi warga Desa Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan. Jembatan gantung sepanjang 100 meter yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat hanyut dan rusak. Sejak saat itu, warga harus memutar jauh, menembus jalur alternatif yang lebih panjang dan berisiko, terutama para petani yang setiap hari mengangkut hasil kebun.

Namun kini, harapan itu kembali terajut, Bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan oleh Kodim 0416/Bungo Tebo dengan membangun kembali jembatan gantung tersebut. Pembangunan yang dimulai sebagai respons atas kesulitan rakyat ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol hadirnya negara di tengah masyarakat.

Jembatan yang Menghidupkan Ekonomi, Jembatan gantung di Desa Rantau Duku bukan hanya penghubung dua wilayah, melainkan jalur utama distribusi hasil perkebunan warga. Tanpa jembatan itu, aktivitas ekonomi desa berjalan terseok-seok.

Dandim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Yudi Susanto Yudhanto, S.E., M.A.P menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah teritorial.

“Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Kami optimistis pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu sehingga masyarakat segera kembali menikmati akses yang aman dan layak,” ujarnya.

Perkembangan pembangunan jembatan gantung ini menunjukkan lonjakan yang signifikan. Berkat kerja keras tanpa mengenal waktu, progres pengerjaan kini telah mencapai 50 persen. Angka tersebut menjadi bukti nyata keseriusan dan komitmen personel di lapangan dalam mempercepat penyelesaian agar jembatan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Lembur untuk Rakyat, Demi mempercepat penyelesaian, personel Kodim 0416/Bungo Tebo melaksanakan pengerjaan lembur. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapten Inf Saiful Anwar, Danramil 416-01/Rantau Pandan.

Siang hingga malam, para prajurit tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab. Bagi mereka, ini bukan sekadar tugas, tetapi pengabdian.

Melalui Danramil 416-01/Rantau Pandan, Dandim menegaskan bahwa percepatan dilakukan agar masyarakat tidak terlalu lama menanggung dampak keterbatasan akses.

“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan ini tepat waktu. Personel bekerja maksimal, bahkan lembur, agar jembatan ini segera dapat digunakan masyarakat,” tegasnya.

Seluruh proses pembangunan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan faktor keselamatan agar jembatan tahan terhadap kondisi cuaca dan debit sungai di masa mendatang.

Suara dari Desa, Datuk Rio/Kepala Desa Rantau Duku, Seh Kholik, menyampaikan apresiasi atas kepedulian TNI.

“Jembatan ini adalah akses utama warga, khususnya petani. Dengan dibangunnya kembali jembatan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Bahtiar, salah satu petani setempat yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jembatan.

“Dulu kami harus memutar jauh untuk membawa hasil kebun. Sekarang kami sangat terbantu. Ekonomi kami bisa kembali berjalan lancar,” ujarnya.

Lebih dari Sekadar Infrastruktur, Pembangunan jembatan gantung ini bukan hanya tentang baja, kabel, dan papan pijakan. Ia adalah simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di atas jembatan itu kelak, akan melintas harapan, roda ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat Desa Rantau Duku.

Ketika jembatan ini rampung, yang terhubung bukan hanya dua sisi sungai tetapi juga kepercayaan rakyat kepada negaranya.

Dan di sanalah makna sesungguhnya dari pengabdian itu berdiri kokoh.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0416/Bute Berbagi 200 Paket Sembako dan Tali Asih ke Panti Jompo dan Panti Asuhan

16 September 2026 - 08:30 WIB

Kebun Sawit Warga Dusun Perenti Luweh Mengalami Kebakaran Diduga Akibat Puntung Rokok

11 September 2026 - 22:40 WIB

Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM

2 September 2026 - 07:15 WIB

KAPOLRES BUNGO BERTINDAK TEGAS! AIPDA AVIV Dipecat Tidak Hormat

31 Agustus 2026 - 14:55 WIB

MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Bungo di Kecamatan Rantau Pandan Resmi Ditutup dan Sukses Digelar

29 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Hadir Pengukuhan SMSI, Wabup Bungo Ustadz Tri Wahyu Hidayat Apresiasi Kepengurusan yang Baru Dilantik

28 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Trending di BUNGO