google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM KAPOLRES BUNGO BERTINDAK TEGAS! AIPDA AVIV Dipecat Tidak Hormat Bungo Darurat Kabut Asap, Sekolah Tingkat PAUD, TK, SD dan SMP Belajar secara Daring dari Rumah selama 3 Hari

BUNGO · 12 Feb 2026 16:50 WIB ·

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka DPRD Bungo Menggelar Rapat bersama Pangkalan LPG dan Pihak SPBE


 Gas Elpiji 3 Kilogram Langka  DPRD Bungo Menggelar Rapat bersama Pangkalan LPG dan Pihak SPBE Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Pole­mik kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Bungo mendapat sorotan tajam dari DPRD Kabupaten Bungo. Dalam rapat dengar pendapat yang digelar bersama sejumlah pangkalan LPG dan pihak SPBE, anggota DPRD berupaya mencari titik terang penyebab sulitnya masyarakat memperoleh gas bersubsidi tersebut.

Kelangkaan LPG 3 kg kini mulai dirasakan dampaknya oleh warga. Bahkan ditingkat pengecer, harga gas melonjak hingga mencapai Rp50 ribu per tabung. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan rumah tangga, Kamis 12/02/2025.

Menanggapi permasalahan tersebut, DPRD Bungo menggelar rapat dengar pendapat dengan menghadirkan para pemilik pangkalan gas LPG serta perwakilan SPBE. Dari hasil rapat terungkap sejumlah temuan dugaan pelanggaran oleh oknum pangkalan.

Beberapa pangkalan dilaporkan tidak memasang papan merek resmi, beroperasi di kawasan perumahan, hingga diduga hanya menyalurkan setengah dari total pasokan LPG yang diterima. Selain itu, ditemukan pula pangkalan yang menjual gas kepada masyarakat dengan harga mencapai Rp25 ribu per tabung, melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Wakil Ketua DPRD Bungo, Darwandi, bersama Ketua DPRD Bungo, Muhammad Adani, meminta dinas terkait segera melakukan penindakan tegas terhadap pangkalan yang melanggar aturan. DPRD juga mendorong pembentukan tim khusus untuk memantau distribusi LPG 3 kg agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.

Pihak dewan menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga distribusi gas bersubsidi di Kabupaten Bungo kembali normal dan harga di tingkat masyarakat dapat terkendali.

 

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0416/Bute Berbagi 200 Paket Sembako dan Tali Asih ke Panti Jompo dan Panti Asuhan

16 September 2026 - 08:30 WIB

Kebun Sawit Warga Dusun Perenti Luweh Mengalami Kebakaran Diduga Akibat Puntung Rokok

11 September 2026 - 22:40 WIB

Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM

2 September 2026 - 07:15 WIB

KAPOLRES BUNGO BERTINDAK TEGAS! AIPDA AVIV Dipecat Tidak Hormat

31 Agustus 2026 - 14:55 WIB

MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Bungo di Kecamatan Rantau Pandan Resmi Ditutup dan Sukses Digelar

29 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Hadir Pengukuhan SMSI, Wabup Bungo Ustadz Tri Wahyu Hidayat Apresiasi Kepengurusan yang Baru Dilantik

28 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Trending di BUNGO