google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Operasi Wirawaspada, Pengawasan Orang Asing di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Bungo Satresnarkoba Polres Bungo Amankan 6 Pelaku, Sita Sabu 7,49 Gram Bupati Bungo Kembali Melantik Sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemda Bungo, Berikut Nama-namanya Oknum Polisi Pelaku Pembunuhan Dosen di Bungo Dilimpahkan ke Kejaksaan 303 Kotak Amal Ditertibkan di Bungo Berasal dari Merangin, Tebo dan Dharmasraya, 104 Diantaranya Terindikasi Jaringan Ilegal dan Radikalisme

BUNGO · 12 Feb 2026 16:50 WIB ·

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka DPRD Bungo Menggelar Rapat bersama Pangkalan LPG dan Pihak SPBE


 Gas Elpiji 3 Kilogram Langka  DPRD Bungo Menggelar Rapat bersama Pangkalan LPG dan Pihak SPBE Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Pole­mik kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Bungo mendapat sorotan tajam dari DPRD Kabupaten Bungo. Dalam rapat dengar pendapat yang digelar bersama sejumlah pangkalan LPG dan pihak SPBE, anggota DPRD berupaya mencari titik terang penyebab sulitnya masyarakat memperoleh gas bersubsidi tersebut.

Kelangkaan LPG 3 kg kini mulai dirasakan dampaknya oleh warga. Bahkan ditingkat pengecer, harga gas melonjak hingga mencapai Rp50 ribu per tabung. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan rumah tangga, Kamis 12/02/2025.

Menanggapi permasalahan tersebut, DPRD Bungo menggelar rapat dengar pendapat dengan menghadirkan para pemilik pangkalan gas LPG serta perwakilan SPBE. Dari hasil rapat terungkap sejumlah temuan dugaan pelanggaran oleh oknum pangkalan.

Beberapa pangkalan dilaporkan tidak memasang papan merek resmi, beroperasi di kawasan perumahan, hingga diduga hanya menyalurkan setengah dari total pasokan LPG yang diterima. Selain itu, ditemukan pula pangkalan yang menjual gas kepada masyarakat dengan harga mencapai Rp25 ribu per tabung, melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Wakil Ketua DPRD Bungo, Darwandi, bersama Ketua DPRD Bungo, Muhammad Adani, meminta dinas terkait segera melakukan penindakan tegas terhadap pangkalan yang melanggar aturan. DPRD juga mendorong pembentukan tim khusus untuk memantau distribusi LPG 3 kg agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.

Pihak dewan menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga distribusi gas bersubsidi di Kabupaten Bungo kembali normal dan harga di tingkat masyarakat dapat terkendali.

 

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jalin Sinergitas, Bupati Bungo dan Bupati Tanah Datar Hadiri acara Silaturahmi IKTD Kabupaten Bungo

20 April 2026 - 05:01 WIB

Wakapolda Jambi Turun Langsung ke Bungo dan Beri Arahan Kepada Seluruh Personel Polres Bungo

13 April 2026 - 16:06 WIB

Operasi Wirawaspada, Pengawasan Orang Asing di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Bungo

13 April 2026 - 07:07 WIB

Pemda Bungo Melalui Dinas TPH-Bun menggelar Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit

8 April 2026 - 16:01 WIB

Dandim 0416/Bute Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Prajurit

8 April 2026 - 14:27 WIB

Penghujung Ramadhan, DPD JOIN Bungo Bagi-Bagi Takjil dan Bukber Pengurus

18 Maret 2026 - 16:58 WIB

Trending di BUNGO