google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan Kejari Bungo gelar Pemusnahan Barang Bukti dari 52 Perkara Tindak Pidana Umum Rp 6 Miliar Proyek Pembangunan Pedestrian Jalan Sri Soedewi Muara Bungo Fantastis! Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa

BUNGO · 15 Mei 2025 16:40 WIB ·

Gerombolan Pungli di Jembatan Bailey Jujuhan Ditindak secara Persuasif oleh Polisi


 Gerombolan Pungli di Jembatan Bailey Jujuhan Ditindak secara Persuasif oleh Polisi Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Jujuhan bergerak cepat menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan jalan Lintas Sumatera KM 58, tepatnya dilokasi sistem buka tutup Jembatan Bailey, Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo. Beberapa waktu lalu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Menyikapi informasi tersebut, Kapolsek Jujuhan, AKP Ardi langsung memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota untuk turun ke lokasi dan melakukan penindakan terhadap para pelaku yang diduga terlibat.

“Hari ini kami melakukan penindakan terhadap lima orang laki-laki yang diduga melakukan pungutan liar di jalan deket jembatan Bailey kawasan KM 58. Salah satu dari mereka bahkan sempat viral di media sosial,” ujar AKP Ardi.

Lima orang tersebut langsung diamankan ke Mapolsek Jujuhan sekitar pukul 10.00 WIB. Di sana, mereka menjalani proses interogasi guna mendalami motif dan tindakan yang dilakukan.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, para terduga pelaku kemudian diberikan pembinaan dan pengarahan. Proses ini turut melibatkan tokoh masyarakat setempat, termasuk Ketua Pemuda dan Datuk Rio Dusun Sirih Sekapur. Tujuannya untuk memberikan edukasi hukum dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindakan serupa dimasa mendatang.

“Kelima orang tersebut telah diberikan pemahaman hukum dan peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatannya. Mereka juga membuat surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi tindakan pungli,” tegas Kapolsek Ardi yang didampingi oleh Kanit Reskrim, Aiptu Ardiansyah.

Usai proses pembinaan, kelima pria tersebut dikembalikan ke rumah masing-masing. Polsek Jujuhan juga menegaskan akan terus memantau situasi di kawasan KM 58 dan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan pungli di wilayah hukum mereka.

Langkah cepat Polsek Jujuhan ini mendapat apresiasi dari masyarakat, yang berharap agar kawasan jalan lintas Sumatera tetap aman dan bebas dari praktik pungutan liar yang meresahkan pengguna jalan

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RDP di DPRD Bungo, PT. BMA Sebut Kita Tunggu Hasil Uji LAB, Jika Terbukti Kami Siap Menerima Konsekwensi

27 Oktober 2026 - 08:30 WIB

DPRD Bungo Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Perubahan APBD 2026

27 Oktober 2026 - 04:30 WIB

Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat

20 Oktober 2026 - 08:38 WIB

DPRD Bungo Menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka HUT Kabupaten Bungo Ke-61

19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan

16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Kunjungi Bupati Bungo dalam Program Fellowship, Santri Kelas VII ICBS Gali Motivasi Belajar

16 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Trending di BUNGO