google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan Kejari Bungo gelar Pemusnahan Barang Bukti dari 52 Perkara Tindak Pidana Umum Rp 6 Miliar Proyek Pembangunan Pedestrian Jalan Sri Soedewi Muara Bungo Fantastis! Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa

BUNGO · 18 Sep 2024 08:29 WIB ·

Warganya Demo Terkait Penggunaan Dana Desa, Ini Tanggapan Rio Tanah Periuk


 Warganya Demo Terkait Penggunaan Dana Desa, Ini Tanggapan Rio Tanah Periuk Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM -Muara Bungo – Ratusan masyarakat Dusun Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Lintas, Bungo, melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Bungo, Rabu (18/9/2024).

Massa menuntut agar pemimpin dusun atau Datuk Rio Dusun Tanah Periuk, Hasan. A. Roni dipecat dari jabatannya. Ini terkait dugaan kesalahan yang dituangkan ke surat resmi yang dilayangkan ke perintah kecamatan hingga sampai ke Bupati Bungo beberapa waktu lalu.

“Surat dosa sudah kami sampaikan, tapi belum ada tindakan dan jawaban. Maka kami hadir hari ini,” kata Zurgawi salah satu tokoh masyarakat setempat yang ikut aksi.

Sedikit disampaikan dugaan, Rio tidak transparan mengelo Dana Desa (DD). Datuk Rio Hasan A. Roni berani melakukan pemalsuan tangan BPD dalam memuluskan rancangan APBDus tahun 2021.

“Dari penelusuran masyarakat terkait anggaran sengaja dipola untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” ucapnya.

Sementara itu, Rio Dusun Tanah Periuk Hasan. A. Roni justru menanggapi positif terkait aksi demo dari sekelompok warganya tersebut. Kata dia, sebagai negara demokrasi, setiap warga berhak menyampaikan pendapat.

Namun begitu, dia mengatakan bahwa pihaknya sudah berupaya menjelaskan apa yang menjadi tuntutan dan kesalahpahaman antara pendemo dan pihak Pemerintah Dusun (Pemdus) Tanah Periuk.

“Baik dari tingkat desa, semua BPD, Bhabinkamtibmas, Lembaga Adat, Babinsa, pihak kecamatan dan pihak bersangkutan sudah kami undang untuk menjelaskan kesalahpahaman ini. Tapi pihak yang bersangkutan tidak ada yang datang,” paparnya.

Selama menjabat Rio Tanah Periuk sambungnya, pihaknya mengaku sudah bekerja semaksimal mungkin dan berdiri di atas peraturan yang berlaku.

“Pro kontra itu biasa. Namun niat kami untuk membangun dusun agar lebih baik tidak akan pernah berhenti,” tuntasnya. (Dhan)

Artikel ini telah dibaca 290 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RDP di DPRD Bungo, PT. BMA Sebut Kita Tunggu Hasil Uji LAB, Jika Terbukti Kami Siap Menerima Konsekwensi

27 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat

20 Oktober 2026 - 08:38 WIB

DPRD Bungo Menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka HUT Kabupaten Bungo Ke-61

19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan

16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Kunjungi Bupati Bungo dalam Program Fellowship, Santri Kelas VII ICBS Gali Motivasi Belajar

16 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Musrenbangdus Berjalan Sukses, Pemdus Kuamang Berharap Usulannya Menjadi Landasan Pemerintah maupun Pokir Anggota DPRD

15 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Trending di BUNGO