google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan Kejari Bungo gelar Pemusnahan Barang Bukti dari 52 Perkara Tindak Pidana Umum Rp 6 Miliar Proyek Pembangunan Pedestrian Jalan Sri Soedewi Muara Bungo Fantastis! Deadline Tinggal 9 Hari, Proyek Revitalisasi TK Pertiwi Rantau Pandan Dikebut secara Tergesa-gesa

BUNGO · 29 Jul 2024 06:55 WIB ·

Warga Talang Pemesun Kecamatan Jujuhan Keluhkan Air Pamsimas Tidak Lancar dan Sering Mati


 Warga Talang Pemesun Kecamatan Jujuhan Keluhkan Air Pamsimas Tidak Lancar dan Sering Mati Perbesar

MUARABUNGO,BUNGOPOST.COM – Penyediaan Air Minum dan Sanitas Berbasisi Masyarakat atau dikenal dengan (Pamsimas) telah menjadi program andalan nasional pemerintah untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum.

Seperti yang sudah ada dan sudah berjalan sekitar beberapa tahun yang berada di Dusun atau Desa Talang Pemesun Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo ini menjadi keluhan masyarakat sekitar yang mana airnya sering tidak lancar dan sering mati. Ironisnya program Pamsimas tersebut dikenakan tarif atau dipungut iuran yang tidak sedikit, sehingga jika air tidak lancar maka warga sangat mengeluhkan keberadaan Pamsimas ini.

Hal ini diungkapkan salah satu warga Dusun Talang Pemesun Hd mengatakan sangat mengeluh air yang tidak lancar dan sering mati namun pembayaran masih tetap tinggi.

“Kami warga Talang Pemesun sangat mengeluhkan air Pamsimas tidak lancar dan sering mati namun iuran masih juga tidak sedikit, hal ini sudah seringkali kami keluhkan dan sudah dilaporkan kepada pengurus Pamsimas namun diabaikan saja sampai kepada media ini kami laporkan, semoga ada tanggapan untuk bisa cari solusi, ungkapnya.”

“Program Pamsimas yang seharusnya mampu meringankan masyarakat untuk kebutuhan air pada kenyataannya bukan lagi sebatas kontribusi dan sumbang sukarela masyarakat malah warga di Tarif iuran yang tinggi, terangnya.

(Dh)

Artikel ini telah dibaca 290 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RDP di DPRD Bungo, PT. BMA Sebut Kita Tunggu Hasil Uji LAB, Jika Terbukti Kami Siap Menerima Konsekwensi

27 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Bupati Bungo Melalui Dinas TPH-Bun Serahkan Bantuan Alsintan dan Motor Sampah dari Rocky Candra untuk Masyarakat

20 Oktober 2026 - 08:38 WIB

DPRD Bungo Menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka HUT Kabupaten Bungo Ke-61

19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tokoh Masyarakat Rantau Pandan Minta Kejaksaan Turun Langsung Cek Program Revit di TK Pertiwi Rantau Pandan Dibangun Asal Jadi dan Pemasangan Keramik yang Berantakan

16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Kunjungi Bupati Bungo dalam Program Fellowship, Santri Kelas VII ICBS Gali Motivasi Belajar

16 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Musrenbangdus Berjalan Sukses, Pemdus Kuamang Berharap Usulannya Menjadi Landasan Pemerintah maupun Pokir Anggota DPRD

15 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Trending di BUNGO