google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Irwansyah Bungopost Raih Nilai Tertinggi UKW Muda yang di Uji Langsung oleh Wasekjen II PWI Pusat UKW PWI Kota Jambi Sukses dan Resmi Ditutup, Sebanyak 23 Peserta Dinyatakan Kompeten Geruduk Polres Bungo dan Kantor DPRD, Ormas Gempur dan LSM Inakor Mendesak Pengusutan Keributan di Area PT. KIM KAPOLRES BUNGO BERTINDAK TEGAS! AIPDA AVIV Dipecat Tidak Hormat Bungo Darurat Kabut Asap, Sekolah Tingkat PAUD, TK, SD dan SMP Belajar secara Daring dari Rumah selama 3 Hari

NASIONAL · 4 Jun 2024 06:38 WIB ·

Banjir Landa Ngarai Sianok Bukittinggi


 Banjir Landa Ngarai Sianok Bukittinggi Perbesar

Bukittinggi,Bungopost.com– Banjir bandang kembali terjadi di Ngarai Sianok yang berbatasan antara Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang Bukittinggi dan Nagari Lambah Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, Senin (3/6).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 Wib, Saat itu Air dari hulu sungai batang Sianok itu tiba tiba membesar dan naik ke pemukiman rumah warga di sepanjang tepian sungai batang Sianok tersebut.

Warga yang melihat air naik langsung menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi dilansir dari tipsatu.com mengatakan kejadian banjir bandang di ngarai Sianok ini adalah yang ketiga kalinya. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa karena warga sekitar telah siap siaga.

“Kita tidak tahu persis apa yang terjadi di hulu batang Sianok ini. Tidak ada hujan tahu tahunya banjir bandang datang. Sehingga kita terkejut,” kata Marfendi.

Ia meminta instansi terkait untuk meninjau di hulu batang Sianok ini apa yang terjadi di hulunya. “Nanti kita Carikan solusinya. Jika tidak dapat kita atasi di provinsi kita minta ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Agam, Andri warman saat turun langsung ke lokasi juga mengatakan dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Namun banjir bandang berdampak terhadap tiga kedai dan lima unit rumah.

“Tidak ada korban jiwa, tapi berdampak terhadap ekonomi warga sekitar batang Sianok. Korban banjir bandang ini akan kami data secara keseluruhan,” kata Andri Warman.

Ia belum bisa memastikan, apakah korban banjir bandang ngarai sianok akan di relokasi atau tidak karena akan dirapatkan dengan Provinsi dulu.

Pasca kejadian banjir bandang terdahulu tambahnya, sebagian korban telah mengungsi ke rumah keluarga dan sebagian masih tinggal di sini.

Walinagari Sianok VI Suku Erik Julian St. Palindih mengatakan banjir bandang kali ini tidak berlangsung lama hanya sekitar 6 menit. Namun tingginya sekitar satu meter lebih. Akibatnya warga sekitar terkejut.

Informasinya, di hulu batang Sianok terjadi penyumbatan sehingga dorongan air membuat sumbatan itu jebol mengakibatkan banjir di sekitar Ngarai Sianok.

“Di sekitar daerah ini tidak ada hujan tapi di hulunya hujan. Makanya banjir sampai di sini,” ungkapnya.

Informasi banjir bandang di Sianok tersebut cepat tersebar luas di tengah tengah masyarakat karena adanya warga yang memposting di media sosial. Akibatnya banyak warga yang berdatangan lokasi untuk memastikan peristiwa itu. (Red)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

16 September 2026 - 13:24 WIB

Tim Pencak Silat Kodim 0416/Bute Berhasil Meraih Juara Umum III

16 September 2026 - 08:33 WIB

Polri Perkuat Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Tiga Kapal Polisi Diberangkatkan

13 September 2026 - 16:46 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

7 September 2026 - 13:26 WIB

Ucapan HUT RI ke-81, SMSI Kabupaten Bungo

16 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Kedekatan Anggota Satgas dan Rakyat Bukti Kemanunggalan TNI

25 Juli 2026 - 04:20 WIB

Trending di NASIONAL