Menu

Mode Gelap
Kapolres Bungo Pantau Langsung Arus Balik Logistik Pemilu 2024 dari TPS ke PPK Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, Ketua KPU Bungo: Agar Sesuai Prosedur aman, lancar dan kondusif 7 Kepala Dinas di Bungo Resmi Dilantik, Berikut Nama – namanya Kapolres Bungo Bersama Dandim 0416/Bute Tinjau Banjir Sekaligus Melayat Korban Meninggal Saat Menolong Bocah Hanyut Anak Oknum Dewan Bungo Datangi Rumah Eks Istri Siri Ayahnya, Dinding Rumah Ditulis Pelakor dan Penipu

NASIONAL · 1 Sep 2023 07:33 WIB ·

Terungkap! Hakim Ubah Hukum Mati Ferdy Sambo Jadi Penjara Seumur Hidup karena Berjasa di Polri Selama 30 Tahun


 Terungkap! Hakim Ubah Hukum Mati Ferdy Sambo Jadi Penjara Seumur Hidup karena Berjasa di Polri Selama 30 Tahun Perbesar

JAKARTA,BUNGOPOST.COM – Terungkap kenapa Hakim Mahkamah Agung (MA)mengubah hukuman mati Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J menjadi penjara seumur hidup.

Ternyata Hakim MA berpandangan Ferdy Sambo memiliki jasa selama 30 tahun di Polri. Alasan tersebut tertuang dalam salinan putusan Ferdy Sambo nomor 813 K/Pid/202. Dalam sidang putusan pimpin ketua majelis hakim Suhadi dan anggotanya Suharto, Jupriyadi, Desnayeti, serta Yohanes Priyana. Dalam putusannya, hakim wajib memperhatikan sifat yang baik dan jahat dari terdakwa.

Hal itu sejalan dengan amanat Pasal 8 ayat 2 UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Baca Juga Vonis Mati Ferdy Sambo Jadi Seumur Hidup, Ayah Brigadir J: Keluarga Kecewa! “Maka riwayat hidup dan keadaan sosial terdakwa juga tetap harus dipertimbangkan karena bagaimana pun terdakwa saat menjabat sebagai anggota Polri dengan jabatan terakhir Kadiv Propam pernah berjasa kepada negara dengan berkontribusi ikut menjaga ketertiban dan keamanan serta menegakkan hukum di Tanah Air.

Terdakwa telah mengabdi sebagai anggota Polri kurang lebih 30 tahun,” ujar MA dalam putusannya. Sambo juga telah menegaskan mengakui kesalahannya dan siap bertanggung jawab atas perbuatannya.

Sehingga, selaras dengan tujuan pemidanaan yang ingin menumbuhkan rasa penyesalan bagi pelaku tindak pidana. “Bahwa dengan pertimbangan tersebut, dihubungkan dengan keseluruhan fakta hukum perkara a quo, maka demi asas kepastian hukum yang berkeadilan serta proporsionalitas dalam pemidanaan terhadap pidana mati yang telah dijatuhkan Judex Facti kepada terdakwa perlu diperbaiki menjadi pidana penjara seumur hidup dengan pertimbangan sebagaimana telah diuraikan di atas,” kata MA dalam putusannya.

Selain Ferdy Sambo, terdakwa lain yakni Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal Wibowo telah mengajukan kasasi ke MA pada Mei lalu. Kasasi diajukan setelah Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak banding atas vonis yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Putusan banding Majelis Hakim PT DKI menguatkan vonis hakim PN Jakarta Selatan. Ferdy Sambo tetap divonis hukuman mati, Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara, Kuat divonis 15 tahun penjara, dan Ricky Rizal 13 tahun penjara. Saat kasasi, putusan itu berubah. Sambo yang semula divonis hukuman mati oleh MA diubah menjadi pidana penjara seumur hidup. Putri Candrawathi menjadi 10 tahun, Bripka Ricky Rizal menjadi 8 tahun, serta Kuat Ma’ruf menjadi 10 tahun.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden Jokowi Apresiasi Peran Pers di Puncak HPN 2024

21 Februari 2024 - 08:29 WIB

Mengenal Sirekap Pemilu, Alat Bantu KPU Rekapitulasi Hasil Suara

15 Januari 2024 - 03:55 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beri Dua Hadiah Besar Untuk Divisi Humas Polri

1 November 2023 - 06:16 WIB

Perkuat Sinergisitas, Polri dan Jurnalis Gelar Seven Soccer

14 Oktober 2023 - 04:49 WIB

Kapolda Jambi Ikuti Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Menko Polhukam

9 Oktober 2023 - 15:58 WIB

HUT Ke-78 TNI, Kapolri Harap TNI-Polri Terus Bersinergi Hadapi Tantangan

5 Oktober 2023 - 15:03 WIB

Trending di NASIONAL