google.com, pub-1718669150125239, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Waldi, Oknum Mantan Polisi Pembunuh Dosen di Bungo Divonis Hakim Hukuman Seumur Hidup Wakil Bupati Bungo Melantik Sejumlah Pejabat Eselon IV Berikut Nama-namanya Konser Bull Unity Fest 2026 Siap Guncang Muara Bungo dengan For Revenge, Fell Koplo, dan Dongker Rumah Warga Dusun Sungai Lilin Dibongkar Maling, Uang Tunai dan Barang Berharga Lainnya Lenyap Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Bungo Tekankan Petugas dan Masyarakat Sampaikan Data yang Jujur dan Akurat

NASIONAL · 1 Sep 2023 07:33 WIB ·

Terungkap! Hakim Ubah Hukum Mati Ferdy Sambo Jadi Penjara Seumur Hidup karena Berjasa di Polri Selama 30 Tahun


 Terungkap! Hakim Ubah Hukum Mati Ferdy Sambo Jadi Penjara Seumur Hidup karena Berjasa di Polri Selama 30 Tahun Perbesar

JAKARTA,BUNGOPOST.COM – Terungkap kenapa Hakim Mahkamah Agung (MA)mengubah hukuman mati Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J menjadi penjara seumur hidup.

Ternyata Hakim MA berpandangan Ferdy Sambo memiliki jasa selama 30 tahun di Polri. Alasan tersebut tertuang dalam salinan putusan Ferdy Sambo nomor 813 K/Pid/202. Dalam sidang putusan pimpin ketua majelis hakim Suhadi dan anggotanya Suharto, Jupriyadi, Desnayeti, serta Yohanes Priyana. Dalam putusannya, hakim wajib memperhatikan sifat yang baik dan jahat dari terdakwa.

Hal itu sejalan dengan amanat Pasal 8 ayat 2 UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Baca Juga Vonis Mati Ferdy Sambo Jadi Seumur Hidup, Ayah Brigadir J: Keluarga Kecewa! “Maka riwayat hidup dan keadaan sosial terdakwa juga tetap harus dipertimbangkan karena bagaimana pun terdakwa saat menjabat sebagai anggota Polri dengan jabatan terakhir Kadiv Propam pernah berjasa kepada negara dengan berkontribusi ikut menjaga ketertiban dan keamanan serta menegakkan hukum di Tanah Air.

Terdakwa telah mengabdi sebagai anggota Polri kurang lebih 30 tahun,” ujar MA dalam putusannya. Sambo juga telah menegaskan mengakui kesalahannya dan siap bertanggung jawab atas perbuatannya.

Sehingga, selaras dengan tujuan pemidanaan yang ingin menumbuhkan rasa penyesalan bagi pelaku tindak pidana. “Bahwa dengan pertimbangan tersebut, dihubungkan dengan keseluruhan fakta hukum perkara a quo, maka demi asas kepastian hukum yang berkeadilan serta proporsionalitas dalam pemidanaan terhadap pidana mati yang telah dijatuhkan Judex Facti kepada terdakwa perlu diperbaiki menjadi pidana penjara seumur hidup dengan pertimbangan sebagaimana telah diuraikan di atas,” kata MA dalam putusannya.

Selain Ferdy Sambo, terdakwa lain yakni Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal Wibowo telah mengajukan kasasi ke MA pada Mei lalu. Kasasi diajukan setelah Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak banding atas vonis yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Putusan banding Majelis Hakim PT DKI menguatkan vonis hakim PN Jakarta Selatan. Ferdy Sambo tetap divonis hukuman mati, Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara, Kuat divonis 15 tahun penjara, dan Ricky Rizal 13 tahun penjara. Saat kasasi, putusan itu berubah. Sambo yang semula divonis hukuman mati oleh MA diubah menjadi pidana penjara seumur hidup. Putri Candrawathi menjadi 10 tahun, Bripka Ricky Rizal menjadi 8 tahun, serta Kuat Ma’ruf menjadi 10 tahun.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

HUT ke-58 BPJS Kesehatan: Menjaga Harapan Melalui Gotong Royong untuk Sehat Bersama

15 Juli 2026 - 12:18 WIB

Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah 3T

13 Juli 2026 - 12:33 WIB

Pemkab Sarolangun, Merangin dan Tebo sepakat Dukung Penerbangan Maskapai Batik Air di Bandara Bungo

9 Juni 2026 - 15:54 WIB

Ketua DPRD Bungo Menghadiri Rakor Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah RT-RW

22 Mei 2026 - 02:40 WIB

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

9 Maret 2026 - 15:17 WIB

Bupati Bungo Terima Penghargaan dari Densus 88, Apresiasi Sinergi Cegah Terorisme

6 Maret 2026 - 16:49 WIB

Trending di NASIONAL