Menu

Mode Gelap
3 Orang Tersangka Diamankan Polres Merangin Terkait Penembakan Salah Satu Warga Margo Tabir Merangin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo Berganti Ini Motif Pelaku Bunuh Korban secara Sadis serta Kronologisnya yang Membuat Kepala Korban Dibuang Secara Terpisah Segerombolan Pemuda Kedapatan Membawa Sajam Diamankan Tim Patroli Polres Bungo Pembunuh Mayat tanpa Kepala Berhasil Diringkus Polisi, Pelaku sebut Kepala Korban dalam Kantong Kresek Juga Dibuang Ke Sungai

NASIONAL · 30 Mei 2023 01:33 WIB ·

Kabar MA Bakal Kabulkan PK KSP Moeldoko, SBY ke Kader Demokrat: Jika Keadilan tak Datang, Kita Berhak Memperjuangkannya


 Kabar MA Bakal Kabulkan PK KSP Moeldoko, SBY ke Kader Demokrat: Jika Keadilan tak Datang, Kita Berhak Memperjuangkannya Perbesar

JAKARTA,BUNGOPOST.COM – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menanggapi unggahan Pakar Hukum Tatanegara, Prof Denny Indrayana di media sosial Twitter, terkait pengambilalihan Partai Demokrat oleh KSP Moeldoko lewat upaya PK di Mahkamah Agung (MA).

Presiden keenam RI ini mengaku mendapat informasi dari salah seorang mantan menteri. Menurut SBY, mengenai info adanya tangan-tangan politik yang mengganggu Partai Demokrat agar tidak bisa berkontestasi di Pemilu 2024, itu adalah kemunduran demokrasi.

“Tadi malam saya terima telpon dari mantan menteri yang sampaikan pesan politisi senior (bukan Partai Demokrat) berkaitan PK Moeldoko ini. Pesan seperti ini juga kerap saya terima. Jangan-jangan ini serius bahwa Demokrat akan diambil alih?” tanya SBY.

“Berdasarkan akal sehat,” lanjut SBY, “Sulit diterima PK Moeldoko dikabulkan MA karena sudah 16 kali Pihak KSP Moeldoko kalah di pengadilan. Kalau ini terjadi, info adanya tangan-tangan politik untuk ganggu Demokrat agar tak bisa ikuti Pemilu 2024 barangkali benar. Ini berita yg sangat buruk.”

Sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY berharap pemegang kekuasaan tetap amanah, tegakkan kebenaran & keadilan.

“Indonesia bukan negara “predator” (yang kuat memangsa yang lemah) serta tak anut hukum rimba, yg kuat menang, yg lemah selalu kalah,” tegasnya.

Selain itu, SBY juga menghimbau kader Partai Demokrat di seluruh tanah air, agar mengikuti perkembangan PK Moeldoko dan selalu mengikuti petunjuk Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Jika keadilan tak datang, kita berhak memperjuangkannya secara damai dan konstitusional,” tukas Presiden keenam RI tersebut.

*Jakarta, 28 Mei 2023*

*Herzaky Mahendra Putra*
*Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat*
*08111070090*

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Prajurit Kodim 0416/Bute bersama Warga Timbolasi Gotong-royong Perbaiki Jembatan Gantung

7 Juni 2024 - 15:55 WIB

Banjir Landa Ngarai Sianok Bukittinggi

4 Juni 2024 - 06:38 WIB

Jangan Coreng Institusi Polri Oleh beberapa Oknum, Masyarakat Indonesia Berharap Usut Kasus Vina Sampai Tuntas Agar Masyarakat tak Ragukan Kinerja Polisi

1 Juni 2024 - 05:39 WIB

Mall Praktek, Polres Prabumulih Tetapkan Bidan ZN Sebagai Tersangka

28 Mei 2024 - 16:20 WIB

Terkait Kasus Vina Cirebon, Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi

21 Mei 2024 - 12:14 WIB

Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF

18 Mei 2024 - 15:52 WIB

Trending di NASIONAL