Menu

Mode Gelap
Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF Bupati Bungo H. Mashuri Kembali Terima Penghargaan Opini WTP dari BPK RI Gubernur Jambi Al Haris Serahkan SK PPPK Sebanyak 1.860 Peringati Hardiknas 2024, Dandim 0416/Bute : Komitmen TNI Terus Dukung Pembangunan Pendidikan Seluruh Penjuru Negeri Bupati Bungo bersama Ratusan Warga gelar Nobar Pertandingan Timnas Indonesia U-23

NASIONAL · 15 Jan 2024 03:55 WIB ·

Mengenal Sirekap Pemilu, Alat Bantu KPU Rekapitulasi Hasil Suara


 Mengenal Sirekap Pemilu, Alat Bantu KPU Rekapitulasi Hasil Suara Perbesar

JAKARTA,BUNGOPOST.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memanfaatkan Sirekap pada Pemilihan Umum (Pemilu 2024). Pemanfaatan Sirekap ini sebagai upaya KPU untuk menciptakan pemilu yang profesional, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat mengakses segala informasi.
Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik dilansir dari media detik.com “Kami juga berencana akan menggunakan aplikasi Sirekap, sistem informasi rekapitulasi. Sirekap ini digunakan sebagai alat bantu dalam rangka mendokumentasikan hasil perolehan sementara pemilu di TPS,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/4/2023) lalu.

Dikutip dari situs resminya, Sirekap merupakan Sistem Informasi Rekapitulasi Suara dan Manajemen Relawan. Fungsi Sirekap adalah membantu sistem rekapitulasi KPU, perhitungan, hasil perhitungan suara dari berjenjang (kabupaten/kota, provinsi) sampai ke pusat, dengan cara memasukkan data ke sistem komputer.

Keberadaan Sirekap dalam Pemilu diawasi oleh KPU. Fungsi dan tujuan adanya Sistem Informasi Rekapitulasi Sirekap adalah digunakan sebagai alat bantu dalam rangka mendokumentasikan hasil perolehan suara sementara di tempat pemungutan suara (TPS) dan untuk menyampaikan hasil perhitungan suara sementara secara cepat kepada publik.

Cara Kerja Sirekap Pemilu
Menurut informasi yang dihimpun dari situs resmi KPU, cara kerja Sirekap Pemilu adalah berjenjang dimulai dari TPS kabupaten/kota lalu provinsi hingga tingkat pusat yang dilakukan oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Pada tingkat kecamatan dilakukan oleh petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Rekapitulasi dilakukan usai penghitungan suara, secara manual oleh petugas KPPS dengan memasukan hasil penghitungan suara sementara ke dalam form C Plano. Kemudian, data difoto dan dimasukkan ke dalam aplikasi Sirekap Mobile. Dengan begitu, hasil penghitungan suara sementara akan disampaikan kepada publik secara cepat dan real time.

Keberadaan Sirekap Pemilu juga telah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 25 Tahun 2023 tentang tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Umum. Pengertian Sirekap tercantum dalam Pasal 1 Ayat (56), berbunyi sebagai berikut:

“Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik yang selanjutnya disebut Sirekap adalah perangkat aplikasi berbasis teknologi informasi sebagai sarana publikasi hasil penghitungan suara dan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara serta alat bantu dalam pelaksanaan rekapitulasi hasil Penghitungan Suara Pemilu.” ##

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terkait Kasus Vina Cirebon, Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi

21 Mei 2024 - 12:14 WIB

Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF

18 Mei 2024 - 15:52 WIB

Kompolnas Puji Kapolri, Harap Casis Bintara Korban Begal Jadi Polisi Humanis

18 Mei 2024 - 15:49 WIB

Kemanusiaan Kapolri Sangat Kuat Loloskan Casis Bintara Korban Begal

18 Mei 2024 - 15:46 WIB

Kapolri dan Panglima TNI Melihat Langsung Kesiapan Venue GWK

18 Mei 2024 - 15:43 WIB

Pasca Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar, Korban Bertambah 41 Orang, Puluhan Lainnya Hilang

13 Mei 2024 - 06:38 WIB

Trending di NASIONAL