Menu

Mode Gelap
Kapolres Bungo Pantau Langsung Arus Balik Logistik Pemilu 2024 dari TPS ke PPK Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, Ketua KPU Bungo: Agar Sesuai Prosedur aman, lancar dan kondusif 7 Kepala Dinas di Bungo Resmi Dilantik, Berikut Nama – namanya Kapolres Bungo Bersama Dandim 0416/Bute Tinjau Banjir Sekaligus Melayat Korban Meninggal Saat Menolong Bocah Hanyut Anak Oknum Dewan Bungo Datangi Rumah Eks Istri Siri Ayahnya, Dinding Rumah Ditulis Pelakor dan Penipu

JAMBI · 27 Des 2023 03:26 WIB ·

Prajurit TNI Asal Kerinci Gugur di Papua, Diserang Usai Mengamankan Natal, Tertembak di Pipi Kanan


 Prajurit TNI Asal Kerinci Gugur di Papua, Diserang Usai Mengamankan Natal, Tertembak di Pipi Kanan Perbesar

BUNGOPOST.COM – Seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) asal Kerinci Kopda Hendrianto gugur di Papua. Dia tertembak di pipi kanan saat rombongannya diserang oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KST) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Pangkalan Bousha, Papua Barat Daya, pada Senin (25/12/2023).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 di Jalan Kampung Bousha, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat. Saat Kopda Hendrianto dan prajurut lainnya pulang dari mengamanankan natal di distrik tersebut.

Dalam serangan itu, ada dua prajurit TNI dari Yonif 133/YS Satgas Pamtas Pos Bousha diserang oleh KST OPM. Satu prajurit lagi, Pratu Frengky Gulo terluka di bagian perut sebelah kanan.

Kopda Hendrianto diketahui berasal dari Desa Koto Dian, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Prajurit berumur 37 tahun ini dari satuan Yonif 133/Yudha Sakti (YS) Sumatera Barat yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) di Pos Bousha, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Dia meninggalkan seorang istri dan dua orang putri.

Jenazah Kopda Hendrianto dilepas, Selasa (26/12/2023). Jajaran TNI Korem 181/Praja Vira Tama menggelar prosesi upacara pelepasan jenazah Kopda Hendrianto di Batalyon Infanteri Raider Khusus 762/Vira Yudha Sakti Sorong.

Upacara pelepasan dipimpin langsung Danrem 181/Praja Vira Tama Brigjen TNI Totok Sutriono dan juga dihadiri Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Hersan.

Dilansir dari media online jambione.com Totok mengatakan, upacara secara militer merupakan bentuk penghargaan negara kepada Kopda Hendrianto sebagai prajurit Satgas Yonif 133/Yudha Sakti, Kodam I/Bukit Barisan.

“Kopda Hendrianto gugur di daerah operasi (Pos Bousha), sehingga wajib dilaksanakan upacara pelepasan secara militer,” ujar Totok di Kota Sorong, Selasa (26/12/2023).

Rencananya, jenazah dikawal ke Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, selanjutnya diberangkatkan ke Jambi. Jenazah Hendrianto akan digeser dari Sorong, Papua Barat Daya menuju Jambi menggunakan pesawat Batik Air.

“Saya mewakili seluruh jajaran, turut berduka atas gugurnya Kopda Hendrianto saat menjalankan tugas di Maybrat,” katanya.

Totok mengajak seluruh keluarga agar bersabar dan seluruh jajaran TNI ikut mendoakan Almarhum Kopda Hendrianto. “Kejadian ini memang di luar dugaan, karena saat itu mereka sedang pengamanan Pos Bousha saat Hari Natal dan tiba-tiba ditembak oleh KKB di Maybrat,” katanya

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang Perayaan Natal, Kapolda Jambi Tinjau Sejumlah Gereja

19 Desember 2023 - 03:25 WIB

Sejumlah Kepala KUA dan Kepala Madrasah di Kabupaten Bungo Dirotasi, Berikut Nama-namanya!

15 November 2023 - 07:00 WIB

Jelang Pemilu Ketua DPD Partai Hanura Mendadak Diganti, Ini Alasanya!

19 September 2023 - 08:13 WIB

Dukung Pelaksanaan P4GN, Sejumlah Kepala Daerah dalam Provinsi Jambi Terima Penghargaan dari BNN RI

4 Agustus 2023 - 15:32 WIB

Bupati Bungo Hadiri Rakernas APDESI di Jambi

28 Juli 2023 - 14:20 WIB

Disela Makan Siang Bersama, Ketua DPD Partai Demokrat Jambi H. Mashuri dan Anies Bahas Mengenai Pilpres Mendatang

26 Juli 2023 - 15:21 WIB

Trending di JAMBI